4 Cara Efektif Cegah Penyakit Akibat Kabut Asap Karhutla

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Jambi dan anaknya kenakan masker saat beraktifitas di luar ruangan untuk menghindari paparan kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi, Senin (9/9/2019) (ANTARA/Muhamad Hanapi)

    Warga Jambi dan anaknya kenakan masker saat beraktifitas di luar ruangan untuk menghindari paparan kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi, Senin (9/9/2019) (ANTARA/Muhamad Hanapi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia dalam kurun Januari hingga Agustus 2019 mencapai 328.724 hektar. Area yang mencakupi masalah ini di antaranya adalah Riau, Pekanbaru, dan berbagai daerah lain di Sumatera hingga Kalimantan. 

    Dampak dari Karhutla berupa asap yang dapat membawa berbagai ancaman serius untuk kesehatan, seperti ISPA hingga memperburuk penyakit kronis sehingga melindungi diri agar terhindar dari masalah-masalah ini pun wajib dilakukan. Situs Medicine Net dan One Medical membagikan beberapa tipsnya.

    #Tinggal di rumah
    Cobalah untuk tetap berada di dalam rumah dan hindari aktivitas di luar saat asap kebakaran hutan memburuk. Tutup pula jendela dan pintu agar asap tidak masuk ke dalam rumah. Jika memiliki pendingin ruangan atau AC yang bisa mensirkulasi ulang udara, ini bisa dinyalakan untuk membantu meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. 

    #Menggunakan masker
    Saat memang terpaksa untuk keluar rumah, jangan lupa untuk selalu menggunakan masker. Namun, jangan asal memilih masker seperti masker bedah yang mudah dijumpai di pasaran sebab tidak bisa menyaring partikel kecil pada asap api. Sebaliknya, para ahli menyarankan untuk memilih jenis masker pespiratorat partikulat dengan peringkat N95 atau P100 karena memberi perlindungan penuh. Anda bisa menemukan jenis masker ini pada toko-toko perangkat keras. 

    #Hindari kebiasaan merokok
    Buat perokok, sangat disarankan untuk tidak merokok saat asap kebakaran hutan dalam keadaan buruk karena akan memperparah kondisi paru-paru. Jika Anda tidak bisa melewatkan hal ini, mengganti aktivitas merokok dengan hal lain seperti mengemut dan mengunyah permen karet pun lebih disarankan oleh para ahli.

    #Menerapkan pola hidup sehat
    Mengonsumsi makanan yang bergizi, banyak minum air putih, dan istirahat cukup adalah kunci utama menjaga kesehatan. Hal ini tak terkecuali dilakukan dalam kondisi asap besar akibat kebakaran hutan. Dengan menerapkan pola hidup sehat, imunitas tubuh pun akan meningkat sehingga bisa mempertahankan kesehatan tubuh dari virus dan bakteri penyebab penyakit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.