Kebakaran Hutan Bisa Sebabkan ISPA, Cegah dengan 4 Langkah Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di jalan yang berkabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kota Dumai, Dumai. Riau, Sabtu 23 Februari 2019. Kabut asap pekat yang berasal dari karhutla menjadi ancaman besar bagi kesehatan warga Kota Dumai dan otoritas kesehatan setempat menemukan sebanyak 180 kasus per hari pada pasien yang terinfeksi saluran pernafasan atas (ISPA). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid

    Warga melintas di jalan yang berkabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kota Dumai, Dumai. Riau, Sabtu 23 Februari 2019. Kabut asap pekat yang berasal dari karhutla menjadi ancaman besar bagi kesehatan warga Kota Dumai dan otoritas kesehatan setempat menemukan sebanyak 180 kasus per hari pada pasien yang terinfeksi saluran pernafasan atas (ISPA). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) menjadi salah satu penyakit yang menyita perhatian publik saat terjadi kebakaran hutan seperti yang terjadi di Pekanbaru. Kepala Dinas Kesehatan setempat, Azmi Dariusmansyah meminta agar penduduk banyak minum air putih sebagai langkah pencegahan dini.

    Selain minum air putih, sebenarnya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga diri dari penyakit ISPA. Situs Medical News Today dan Health Line membagikan beberapa himbauan yang bisa Anda diterapkan.

    1. Rajin mencuci tangan
    Mencuci tangan adalah salah satu tindakan preventif agar tidak terserang ISPA. Para ahli mengatakan bahwa virus dan kuman penyebab ISPA sangat rentan berada di tempat-tempat yang sering dipegang orang, contohnya adalah gagang pintu. Saat memegang dan tak sengaja mengorek hidung, virus bisa masuk ke saluran pernapasan. Namun dengan tangan yang bersih karena sering dicuci, ISPA pun bisa dihindari.

    2. Menghindari rokok
    Apabila Anda adalah seorang perokok, menahan diri untuk tidak mengkonsumsinya saat kualitas udara yang buruk kala kebakaran hutan sangatlah disarankan. Sebab merokok dapat menurunkan daya tahan paru dan saluran napas. Sehingga secara tidak langsung, ia akan memudahkan virus dan kuman penyebab ISPA untuk menyerang.

    3. Menggunakan masker saat bepergian
    Menggunakan masker juga disarankan sebagai bentuk pencegahan. Sebab masker bisa menyaring virus dan kuman penyebab ISPA yang mungkin dibawa oleh orang sekitar. Para ahli menyarankan untuk memilih jenis masker pespiratorat partikulat dengan peringkat N95 atau P100 karena memberi perlindungan penuh.

    4. Mengkonsumsi makanan bergizi
    Mengkonsumsi makanan yang bergizi adalah kunci utama dari pencegahan ISPA. Karena dengan pilihan makanan yang bernutrisi ini, daya tahan tubuh pun akan meningkat. Sehingga sistem imun bisa menghalau berbagai jenis penyakit, termasuk ISPA.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | ENDRI KURNIAWATI | MEDICALNEWSTODAY | HEALTHLINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.