Manfaat Mendengarkan Lagu Cinta Sendu seperti Nyanyian Chrisye

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chrisye tutup usia pada 30 Maret 2007 saat usianya 58 tahun. Penyanyi bersuara khas itu meninggal dunia akibat penyakit kanker paru-paru yang dideritanya sejak lama. dok.TEMPO

    Chrisye tutup usia pada 30 Maret 2007 saat usianya 58 tahun. Penyanyi bersuara khas itu meninggal dunia akibat penyakit kanker paru-paru yang dideritanya sejak lama. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Google Doodle mengenang penyanyi Chrisye pada 16 September 2019, bertepatan dengan hari ulang tahun ke-70 biduan yang wafat pada 2007 itu karena kanker paru. Selama hidupnya, pemilik nama asli Chrismansyah Rahadi itu dikenal lewat lagu-lagu cinta, baik yang berirama ceria ataupun melankolis. Simak saja lagunya yang berjudul, “Pelangi”, “Merpati Putih”, atau “Selamat Jalan Kekasih” yang sendu dan menggugah hati.

    Lagu berirama melankolis atau melow biasanya dipilih mereka yang sedang galau atau patah hati. Lagu-lagu tersebut dirasa cocok dengan suasana hati yang sedang sedih atau campur aduk.

    Memilih mendengarkan lagu sendu saat sedang sedih adalah hal yang wajar. Cara itu juga bukan berarti mendramatisir suasana dan membuat kita jadi lebih bersedih. Seringkali, kita malah akan merasakan efek sebaliknya.

    Berikut adalah alasan mengapa mendengarkan musik melow saat sedang bersedih adalah tindakan yang tepat.

    #Mendorong ekspresi emosional
    Ahli musikologi, Kay Norton, dalam penelitiannya pada 2014 mengungkapkan bahwa lirik pada lagu-lagu galau mampu merepresentasikan perasaan sedih sehingga mendorong orang yang sedang berduka untuk menangis atau mengekspresikan emosi negatif dengan cara yang tepat sehingga suasana hati jadi lebih baik. Mengeluarkan emosi negatif saat bersedih merupakan tahap penting saat seseorang sedang tertekan atau mengalami masalah. Hal ini akan membuat kesedihan tidak akan berlarut-larut dan perasaan kehilangan tidak semakin besar.

    #Menciptakan Sweet Anticipation
    Meski larut dalam kesedihan saat mendengarkan musik sedih, sebenarnya di balik kesedihan itu mampu membuat kita merasakan emosi lebih positif. Para peneliti asal Jepang yang melakukan kajian menganai hal ini menyebutnya fenomena sweet anticipation. Secara psikologis kita akan merasa tenang karena ternyata bukan kita sendiri yang mengalami kesedihan. Oleh karena itu, mendengarkan lagu sedih saat galau adalah saat yang tepat untuk meditasi, refleksi diri, juga proses menghilangkan beban dari dalam diri.

    Penelitian dari Freie Universitat Berlin, Jerman juga sepakat dengan dampak psikologi tersebut. Berdasarkan survei terhadap 770 orang dan dipublikasikan di jurnal PLOS ONE, mereka menyebutkan bahwa mendengarkan lagu galau bisa membangkitkan emosi positif, seperti kedamaian dan kelembutan.

    #Mengusir sepi
    Tidak semua orang suka menceritakan kesedihan pada orang lain. Terkadang kita butuh waktu sendiri untuk mengatasi kesedihan dan mengontrol emosi diri. Pada fase-fase ini, lagu galau akan membatu kita menghilangkan rasa sepi karena ada lirik yang pas untuk menemani sekaligus menyemangati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.