Tips Menghindari CLBK

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • FPC. CLBK. shutterstock.com

    FPC. CLBK. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Apapun kepanjangannya, Cinta Lama Bersemi Kembali atau Cinta Lama Belum Kelar, CLBK sering dialami oleh banyak orang. Bertemu dengan teman-teman lama tentu menjadi hal yang sangat dirindukan untuk mengenang masa lalu dan bernostalgia. Tak jarang dari pertemuan tersebut membuka kesempatan berbisnis, berbagi pengalaman, dan juga CLBK.

    Akibatnya, banyak orang yang tidak setuju pasangannya menghadiri sebuah reuni. Seperti halnya pisau dengan dua sisi, menghadapi persoalan ini pun tergantung sudut pandang masing-masing dalam menyikapinya.

    Jalan terbaik tentu saja jangan teruskan CLBK sebelum segalanya terlambat. Pikirkan lagi dengan hati yang jernih.

    Cinta seperti itu tak akan berakhir bahagia, justru sebaliknya akan berakhir penyesalan dan duka. Begitu penjelasan pakar pengobatan alternatif Cina, Master Wong, dalam bukunya A Soul of Healing with Communication and Motivation.

    Ilustrasi pasangan. REUTERS

    Buang jauh-jauh cinta lama, jangan biarkan tertanam di hati dan bertunas, lalu tumbuh subur. Lihatlah di samping, pasangan yang bertahun-tahun setia di sisi, tidak pernah sedetik pun meninggalkan kita betapa pun sulitnya hidup. Ia berjuang bersama dan telah menerima segala kekurangan, dan ia adalah ibu atau ayah anak-anak kita. Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau dan subur. Tapi tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali kita belajar mencintai dan bersyukur menerima apa yang telah dijalani dan miliki.

    Mungkin orang lain pintar dalam menyembunyikan segala kekurangan dalam rumah tangga sehingga semua terlihat baik-baik saja. Jurus jitu buat yang telah memiliki pasangan untuk menghindari CLBK adalah:

    *Hindari acara reuni kecuali datang dengan pasangan.
    *Hindari pertemuan yang kurang bermanfaat.
    *Hindari godaan dari mantan atau teman di media sosial.
    *Selalu menjaga perasaan pasangan karena sebuah pernikahan membutuhkan hubungan dan kompromi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.