4 Profesi yang Kelak Tak Lagi Butuh Manusia

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 24_karier_ilustrasikerja

    24_karier_ilustrasikerja

    TEMPO.CO, Jakarta - Di era yang semakin modern, penggunaan teknologi tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari, termasuk untuk profesi. Ini disebabkan oleh kegunaannya yang bisa memberikan banyak manfaat positif, khususnya dalam mempermudah aktivitas kita.

    Sayangnya, hal-hal baik itu juga bisa menimbulkan dampak negatif. Contohnya saja pekerjaan yang mulai bisa dikerjakan teknologi sehingga tidak perlu campur tangan manusia lagi. Apa sajakah itu?

    Situs Finance 101 dan NBC News menjabarkan beberapa pekerjaan yang rentan diambil alih oleh teknologi itu.

    #Kasir
    Mengenai kasir, Anda tentu kini sudah mulai terbiasa membayar sesuatu dengan teknologi. Khususnya saat sedang berada di pusat perbelanjaan, Anda akan menemukan mesin self-service yang mudah digunakan. Cukup pindai dan masukan uang ke tempat yang diminta, Anda pun selesai berbelanja. Ini berarti, profesi kasir akan sangat mungkin digantikan oleh teknologi.

    Ilustrasi robot. Shutterstock.com

    #Layanan pelanggan
    Saat mengalami masalah dalam pembelian barang atau pun jasa, orang pertama yang akan dihubungi adalah layanan pelanggan. Namun, jika Anda sadar, layanan pelanggan sekarang sudah mulai bergeser dari berinteraksi dari manusia ke robot karena perusahaan telah meneliti permasalahan yang sama sehingga jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu pun juga bisa dipasang pada mesin.

    #Akuntan dan audit
    Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah human error atau kesalahan yang dibuat manusia. Untuk pekerjaan akuntan dan audit, menganalisa data keuangan tentu dibutuhkan ketelitian yang tinggi sedangkan manusia sering melakukan kesalahan, sistem pada teknologi justru menghasilkan kesempurnaan sehingga di masa datang sangat mungkin kedua pekerjaan ini diganti oleh mesin.

    #Supir
    Apakah Anda berpikir bahwa menyetir mobil hanya bisa dilakukan oleh manusia saja? Dengan kemajuan teknologi, sistem supir otomatis di mobil pun bisa melakukannya. Bahkan, telah ada beberapa mobil yang dipasarkan dengan kemampuan ini. Cukup klik GPS untuk arah jalan dan mobil pun bisa mengemudi dengan sendirinya ke tujuan yang diinginkan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.