Mengenali Gejala Epilepsi dan Penyebabnya

Reporter

Ilustrasi anak kejang/epilepsi. Redcross.org.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Epilepsi atau ayan adalah kondisi yang ditandai dengan sesuatu yang abnormal dan mirip serangan ke otak dan mengubah fungsi normal otak. Gangguan itu menyebabkan penderita kehilangan kesadaran dan bahkan kejang.

Kehilangan kesadaran ini biasanya disebabkan oleh aktivitas elektrik yang tidak normal di otak dan akibatnya berbeda pada masing-masing orang. Pada kasus epilepsi, kejang terjadi ketika impuls listrik tersebut dihasilkan secara berlebihan sehingga menyebabkan perilaku atau gerakan tubuh yang tidak terkendali. Akan tetapi, tak semua orang yang kejang menderita ayan.

Epilepsi biasanya sudah diderita sejak anak-anak. Kemudian, kebanyakan orang yang kehilangan kesadaran tak tahu apa penyebabnya atau apa yang telah terjadi pada mereka. Untuk mengetahuinya biasanya dibutuhkan informasi dari anggota keluarga atau teman dekat.

Seperti dilansir laman Very Well, ada beberapa gejala epilepsi. Gejala itu bisa muncul sebelum pada saat, atau setelah penderita tidak sadarkan diri. Tak semua orang mengalami gejala di bawah ini, tergantung jenis kehilangan kesadaran yang dialami.

Ilustrasi epilepsi. firstaidlearningforyoungpeople.redcross.org.uk

1. Kontraksi atau kejang otot
Kita selalu berpikir tubuh kejang-kejang itu tanda gejala ayan. Kejang juga bisa terjadi hanya di sebagian tubuh, misalnya di lengan, yang membuat barang yang dibawa jatuh. Kejang di kaki bisa menyebabkan penderita jatuh dan cedera.

2. Kehilangan kesadaran
Kehilangan kesadaran juga bisa terjadi total dan berlangsung selama beberapa detik sampai berjam-jam. Ada dua macam kehilangan kesadaran, yakni grand mal seizure dan petit mal seizure. Pada grand mal seizure, penderita benar-benar kehilangan kesadaran dan diikuti kejang-kejang. Pada petit mal seizure gejalanya hanya seperti melamun, tatapan kosong, dan tidak merespons ketika disapa.

3. Lemah
Rasa lemah bisa terjadi pada jenis kehilangan kesadaran tertentu dan di bagian tubuh mana pun. Contohnya di lengan, kaki, atau keduanya, kadang kelihatan seperti serangan stroke. Tapi rasa lemah itu akan hilang bila penderita sudah sadarkan diri.

4. Kegelisahan
Kegelisahan adalah gejala umum sebelum penderita kehilangan kesadaran, bahkan kadang sangat parah dan diiringi ketakutan. Ada pula yang merasa mual, pandangan buram, dan pusing sebelum kehilangan kesadaran.

5. Menerawang
Pandangan menerawang dan kosong juga sering dialami penderita ayan dan berlangsung hanya beberapa detik, biasanya juga diikuti gerakan berulang, seperti mengedipkan mata, gerakan di mulut atau jari-jari.

6. Gerakan berulang
Gerakan berulang juga bisa berupa melipat-lipat ujung baju, mengetuk-ngetukkan jari, mengunyah, atau mengulang kata-kata yang sama. Gerakan tersebut disebut otomatisme dan terjadi sebelum penderita kehilangan kesadaran.






Pemain Taxi Driver, Song Deok Ho Diperiksa Polisi Akibat Pakai Jasa Calo untuk Hindari Wajib Militer

6 jam lalu

Pemain Taxi Driver, Song Deok Ho Diperiksa Polisi Akibat Pakai Jasa Calo untuk Hindari Wajib Militer

Song Deok Ho mengaku menggunakan jasa calo dan memalsukan diagnosis gejala epilepsi untuk menghindari wajib militer.


Kejang Otot Tiba-Tiba, Apa Itu Mioklonus?

10 hari lalu

Kejang Otot Tiba-Tiba, Apa Itu Mioklonus?

Mioklonus merupakan istilah medis untuk menyebut sentakan atau kejang otot yang di luar kendali tubuh


Penjelasan Lengkap Aktor Chae Jong Hyeop Dibebastugaskan dari Wajib Militer

12 hari lalu

Penjelasan Lengkap Aktor Chae Jong Hyeop Dibebastugaskan dari Wajib Militer

Chae Jong Hyeop yang berusia 30 tahun ini bebas dari wajib militer karena mengidap epilepsi, mengaku beberapa kali pingsan dengan mulut berbusa.


Sakit Perut dan Masalah BAB, Bisa jadi Gejala Kanker Pankreas

22 hari lalu

Sakit Perut dan Masalah BAB, Bisa jadi Gejala Kanker Pankreas

Gangguan pencernaan dan sakit perut sering dianggap sebagai penyakit ringan. Padahal bisa saja, itu merupakan gejala kanker pankreas.


Kerap Menyerang Pria, Ini Penyebab dan Gejala Hernia

49 hari lalu

Kerap Menyerang Pria, Ini Penyebab dan Gejala Hernia

Semua hernia disebabkan oleh kombinasi tekanan dan pembukaan atau kelemahan otot atau fasia. Apa saja gejalanya?


Mengenal Hernia Diskus di Tulang Belakang, Gejala dan Perawatan

25 November 2022

Mengenal Hernia Diskus di Tulang Belakang, Gejala dan Perawatan

Kenali struktur tulang belakang sehingga bila ada masalah dengan cakram hernia segera mendapatkan perawatan yang tepat,


Waspadai Gejala Epilepsi, Jangan Dibiarkan

24 November 2022

Waspadai Gejala Epilepsi, Jangan Dibiarkan

Epilepsi adalah penyakit otak kronis tidak menular yang bisa menyerang segala usia. Kenali gejalanya sejak dini.


Jangan Diabaikan, Kenali Tanda-Tanda Awal Epilepsi dan Cara Penanganannya

23 November 2022

Jangan Diabaikan, Kenali Tanda-Tanda Awal Epilepsi dan Cara Penanganannya

Orang yang menderita epilepsi kerap ditandai kejang yang terjadi secara tiba-tiba.


Meski Gejala Ringan, Jangan Sepelekan Omicron XBB

1 November 2022

Meski Gejala Ringan, Jangan Sepelekan Omicron XBB

Varian Omicron XBB memiliki ciri khas membuat pasien bergejala ringan dan kemampuan yang lebih cepat menyebar. Jangan anggap remeh.


Ciri Omicron XBB yang Perlu Dikenali

1 November 2022

Ciri Omicron XBB yang Perlu Dikenali

Pakar mengatakan Covid-19 subvarian XBB memiliki ciri kecepatan penyebaran. Namun, mayoritas gejala yang dilaporkan bersifat ringan.