Hindari Kebiasaan Buruk Ini di Kantor agar Tampak Profesional

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi karyawan buruk. shutterstock.com

    Ilustrasi karyawan buruk. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki sikap dan perilaku yang baik di tempat merupakan suatu keharusan. Hal tersebut juga diterapkan pada semua lingkungan kantor mulai dari start up hingga korporat. 

    Menurut pakar pengembangan karier Australia, Sue Ellson, kebiasaan buruk seperti tidak memperhatikan instruksi dengan benar dapat menurunkan citra dan etos kerja. Dilansir dari dailymail.co.uk, berikut adalah uraian Sue Ellson pada perilaku  yang membuat Anda terlihat kurang profesional dan beberapa cara terbaik untuk memperbaiki hal tersebut.

    #Mendengarkan instruksi namun tidak memperhatikan
    Di sela rutintas mengerjakan tugas, Anda mungkin diserahkan sebuah tugas baru. Ini membuat konsentrasi terpecah. Dalam hal ini, Anda mungkin mendengarkan instruksi namun tidak cukup memperhatikan karena pemikiran pada tugas utama yang biasa Anda lakukan. Ini adalah hal yang salah dan membuat Anda menjadi kurang professional, khususnya dengan hasil yang kurang maksimal. Cara terbaik adalah memperhatikan dengan kontak mata agar lebih fokus dan berusaha keras untuk mendengarkan perintah.

    Ilustrasi pegawai di kantor. shutterstock.com

    #Menyingkat dan memberikan emoji saat komunikasi
    Saat bekerja, hindari menyingkat kata seperti ‘no probs’ yang harusnya ‘no problem’ serta menggunakan bahasa slang seperti ‘top dog’ atau ‘direktur’. Selain itu, jangan menambahkan emoji dalam email atau pun sms karena dipercaya dapat mengganggu komunikasi dan membuat Anda menjadi kurang profesional. Terlebih lagi, apabila orang yang Anda hadapi memiliki latar belakang budaya yang berbeda. 

    #Berpakaian kurang sopan
    Berpakaian sesuai dengan lingkungan kerja dapat menunjukan sikap profesional. Ellson mengatakan baju seperti yang terbuka dan robek-robek dapat memperburuk citra yang dipandang oleh orang-orang di sekitar lingkungan kerja. Selain itu, kebersihan badan juga harus selalu diperhitungkan setiap saat. Bau badan dipercaya dapat menimbulkan pandangan yang negatif.

    #Lupa sopan santun
    Pakar di tempat kerja itu mengatakan bahwa sudah terbukti dari waktu ke waktu, orang-orang yang menyenangkan dan sopan dianggap lebih positif. Mengucapkan terima kasih contohnya, telah dicatat sebagai salah satu strategi terbaik untuk menunjukan sikap sopan santun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.