Tips agar Makanan Lebih Tahan Lama dan Menghemat Uang

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keripik kentang. Shutterstock

    Ilustrasi keripik kentang. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda kerap menghabiskan banyak waktu untuk mengolah makanan? Atau terlalu banyak membuang-buang bahan makanan?

    Agar hal itu tak terjadi, berikut tujuh tips mudah untuk menghemat waktu sekaligus pengeluaran untuk makanan, dilansir The Sun.  

    #Kue
    Akun YouTube bernama Numberphile, yang terobsesi dengan perhitungan, menyingkap rahasia menarik yang dapat diterapkan pada makanan penutup seperti kue. Cara klasik dan salah saat memotong kue, yang Anda tahu selama ini adalah memotong tepat di bagian tengah dan berbentuk segitiga tapi menyebabkan bagian kue yang terpotong dapat terpapar elemen lain saat disimpan di dalam lemari pendingin.

    Hal tersebut menyebabkan kue sisa tak lagi lembap. Rasanya pun berubah. Potongan berbentuk persegi panjang tepat di bagian tengah kue merupakan cara ideal untuk meminimalisir bagian kue sisa terpapar elemen lain. Dengan begitu, Anda dapat menyatukan lagi bagian kue sisa seperti bentuk awal.

    Biskuit (Humas Universitas Brawijaya)

    #Biskuit
    Rasanya hampir semua orang pernah merasakan kue satu ini. Saat hendak menikmati dalam toples atau wadah lain, biskuitnya tidak lagi renyah. Solusinya sangat mudah. Letakkan satu iris roti tawar di dalam toples atau wadah lain sebelum diisi biskuit favorit. Roti tawar tersebut berguna untuk mempertahankan kelembapan di dalam wadah sehingga biskuit tetap renyah saat dikonsumsi.

    #Salad
    Seorang food blogger bernama Marie Saba mengungkap cara mudah untuk menjaga sayuran yang digunakan agar tetap segar dan tidak mudah layu. Melalui akun Instagramnya, Saba mengatakan: “Setibanya di rumah, buka plastik atau kemasan sayur lain, letakkan tisu di dalamnya. Tisu akan menyerap kelembapan dan menjadikan sayuran tersebut segar lebih lama.”

    #Keripik
    Anda pasti memiliki seorang atau beberapa orang teman yang sulit sekali datang tepat waktu. Hal tersebut menjadikan keripik yang diletakkan dalam wadah besar tidak renyah saat menunggu kedatangan mereka. Menurut “Reactions”, tayangan berseri dari “American Chemical Society”, hanya membutuhkan waktu 30 detik saja membuat keripik yang sudah tidak renyah tersebut kembali renyah.

    Masukkan semangkuk keripik yang sudah terlihat melempam tersebut ke dalam microwave selama 30 detik dengan suhu tinggi. Suhu tinggi akan mengeluarkan udara lembap dari dalam keripik sehingga saat dikeluarkan dari microwave keripik tersebut terlihat seperti baru dikeluarkan dari kemasan.

    Ilustrasi pisang. REUTERS

    #Pisang
    Cling film atau bungkus plastik dapat menjaga pisang segar lebih lama. Rekatkan bungkus plastik tersebut pada bagian atas pisang. Bungkus plastik berguna menjaga kesegaran pisang hingga empat atau lima hari lebih lama.

    #Tomat
    Dalam sebuah video tutorial milik J. Kenji Lopez-Alt, dijelaskan bahwa kulit tomat berguna untuk menjaga sari yang ada di dalamnya namun tidak demikian jika batangnya tetap tertancap. Sari tomat dapat menguap melalui batang sehingga menyebabkan tomat layu.

    Bagaimana cara menjaga tomat agar tetap segar meski disimpan dalam waktu lama? Potong batang tomat dan simpan dalam wadah dengan permukaan datar. Permukaan datar akan membatasi kelembapan sehingga sari di dalam buah tomat tetap terjaga.

    #Kentang
    Menyebalkan bukan jika umbi-umbian yang sudah lama disimpan, seperti kentang, ternyata sudah berakar saat akan diolah? Tahukah Anda jika buah apel dapat mencegah kentang berakar atau tumbuh tunas?  Simpan kentang dan apel dalam satu wadah. Apel sebagai penghasil senyawa etilen menjaga kentang segar lebih lama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.