Dukung Inklusivitas Gender, Mattel Rilis Boneka Gender Netral

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barbie Mattel. antaranews.com

    Barbie Mattel. antaranews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan mainan Mattel meluncurkan boneka terbarunya yang mengusung konsep "gender-neutral" sebagai bentuk dukungan terhadap inklusivitas gender. Boneka tersebut adalah boneka jenis kelamin netral pertama yang dapat disesuaikan kreativitas penggunanya.

    Wakil Presiden Senior Mattell Fashion Doll Design Kim Culmone seperti dilansir dari E! mengatakan lini produk itu dimaksudkan untuk mencerminkan dunia seperti yang dilihat anak-anak. Terlebih, pengembangan produk mainan tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan anak-anak. "Mainan adalah cerminan dari budaya," kata Kim Culmone, pada Kamis 26 September 2019.

    "Dan ketika dunia terus merayakan dampak positif dari inklusivitas, kami merasa sudah waktunya untuk membuat lini boneka yang bebas dari label tertentu," kata dia.

    Merek mainan raksasa tersebut mengungkapkan, bahwa boneka inklusif tersebut termasuk dalam seri Mattel bertajuk "Creatable World". Mattel berharap, anak-anak dapat meningkatkan kreativitas mereka selama bermain, dan juga memungkinkan mereka untuk melihat dirinya terwakili dalam mainannya melalui aneka pilihan yang disediakan seri tersebut.

    Setiap boneka dalam seri itu akan dilengkapi dengan sepasang wig panjang dan pendek, dengan tekstur, gaya, dan warna yang juga berbeda satu sama lain. Sedangkan untuk pakaian boneka, anak-anak akan memiliki pilihan rok dan celana, serta jaket dan bahkan beberapa overall.

    Lalu untuk sepatu, mulai dari sepatu tempur hitam bahkan sepatu bermotif ala Vans pun juga akan melengkapi gaya boneka tersebut sesuai keinginan dan kreativitas anak. Terdapat enam pilihan bodi dan warna kulit dari seri boneka terbaru itu. Nantinya, seri tersebut dapat dibeli di Target, Walmart, dan Amazon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.