5 Tips Bersepeda untuk Orang dengan Kelebihan Berat Badan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penggemar sepeda lipat. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi penggemar sepeda lipat. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Tubuh yang gemuk memang kerap menimbulkan rasa tidak nyaman bagi orang yang memilikinya. Bukan karena tampilan yang kurang baik, karena keindahan merupakan hal yang relatif, melainkan akibat kondisi kesehatan yang mengganggu dan mengancam di masa depan. Bersepeda sangat dapat Anda andalkan untuk dapat menjaga tubuh agar tetap berada dalam kondisi yang sehat. Berikut ini adalah manfaat bersepeda yang tidak boleh Anda lewatkan:

    1. Menurunkan berat badan
    2. Menghindari penyakit jantung dan pembuluh darah
    3. Mengurangi risiko diabetes
    4. Meningkatkan daya tahan, keseimbangan, serta koordinasi otot tubuh
    5. Mengurangi stres

    Khusus untuk Anda yang memiliki ukuran tubuh ekstra, memulai kebiasaan bersepeda akan terasa sulit mengingat banyaknya kerumitan dalam memilih perlengkapan sepeda sesuai dengan bentuk dan ukuran tubuh Anda. Namun jangan khawatir, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti untuk memudahkan aktivitas bersepeda bagi orang gemuk seperti dilansir SehatQ.

    1. Temukan Sepeda yang Cocok dan Sesuai
    Hal pertama yang tentu harus Anda siapkan untuk bersepeda adalah memilih sepeda yang benar-benar cocok dan sesuai untuk diri Anda. Dalam memilih sepeda, perhatikanlah hal-hal penting yang harus dipikirkan, di antaranya:

    Aktivitas bersepeda seperti apa yang Anda rencanakan?
    - Bersepeda untuk bekerja
    - Bersepeda untuk membawa belanjaan atau menjalankan tugas lain
    - Bersepeda untuk latihan fisik tubuh
    - Bersepeda untuk berpetualang, seperti melakukan tur atau berkemah

    Rute seperti apa yang Anda rencanakan untuk dilalui? apakah jalan biasa atau jalan yang campuran seperti jalan setapak dengan rumput dan kerikil.

    2. Pilihlah Material Sepeda yang Tepat
    Sepeda modern biasanya terbuat dari tiga macam bahan, yaitu baja, aluminium dan karbon. Bahkan, ada pula sepeda khusus yang terbuat dari bahan titanium juga. Perlu diingat, bobot tubuh yang lebih dari orang kebanyakan akan sangat mempengaruhi pemilihan material sepeda yang tepat.

    Jika kebanyakan orang akan menggunakan sepeda berbahan alumunium, orang dengan tubuh gemuk perlu mempertimbangkan ulang dan lebih dianjurkan untuk memilih bahan baja. Jangan lupa juga untuk membaca ketentuan batas kemampuan menampung bobot dari sebuah sepeda. Anda juga akan lebih dianjurkan untuk menggunakan sepeda dengan ban yang lebih lebar dan pedal besar.

    3. Gunakan Pakaian yang Nyaman saat Bersepeda
    Orang dengan tubuh gemuk akan mendapatkan sedikit kesulitan saat harus mengayuh sepedanya. Keseimbangan biasanya menjadi salah satu hal yang mengganggu mereka. Itulah sebabnya, memilih pakaian yang tepat akan sangat membantu Anda dalam melakukan gerakan-gerakan bersepeda yang nyaman. Jangan gunakan pakaian yang terlalu berat dengan banyak lapisan karena akan mengganggu Anda saat bersepeda.

    4. Perhatikan Intensitas saat Bersepeda
    Kalaupun Anda menginginkan berat badan turun setelah bersepeda, Anda perlu menyadari adanya batasan kemampuan dan daya tahan tubuh. Jangan terlalu memaksa diri untuk melakukan latihan yang berat. Lakukan olahraga dengan menikmati tiap prosesnya agar manfaat yang dirasakan tidak hanya untuk tubuh, tetapi juga untuk jiwa.

    5. Kendalikan Pola Makan selama Berlatih
    Jika Anda benar-benar ingin menurunkan berat badan, Anda akan dianjurkan untuk menghindari makanan sebelum dan selama berlatih. Hal ini penting untuk memastikan tubuh Anda menggunakan lemak di tubuh sebagai sumber energi dalam melakukan latihan. Akan tetapi, pastikan untuk selalu meluangkan waktu untuk makan seusai latihan untuk memberikan asupan otot agar tidak mengalami cedera. Pastikan untuk memperbanyak asupan protein dibandingkan karbohidrat dan lemak.

    Pastikan untuk fokus pada tiap proses dan target-target kecil agar Anda dapat dengan mudah menjaga konsistensi dalam berlatih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.