Saran Praktisi Pendidikan buat yang Ingin Jadi Guru

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi guru. shutterstock.com

    Ilustrasi guru. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Guru adalah pekerjaan yang sangat mulia sebab guru berperan sebagai pengajar dari para penerus bangsa. Jika Anda tertarik untuk menjadi guru, beberapa hal pun wajib diperhatikan.

    Praktisi pendidikan dan penggagas Semua Murid, Semua Guru, Najeela Shihab, menjelaskan ada tiga poin utama yang harus dimiliki guru. Pertama, guru harus merasakan kemerdekaan, khususnya untuk tujuan pendidikan.

    Wanita yang akrab disapa Ela ini mengatakan bahwa banyak guru yang terbelenggu dengan kebebasan. Padahal, dalam mendidik para murid mereka harus bisa mengekspresikan pengajaran tanpa beban. 

    “Jadi, jangan sekedar mengikuti instruksi dari atasan untuk mengajar tapi Anda wajib merdeka dengan cara sendiri untuk mengasah kemampuan berpikir anak,” katanya saat ditemui Tempo.co di kantor Kemendikbud Jakarta pada 28 September 2019.

    Ilustrasi guru. shutterstock.com

    Kedua, pendidik juga wajib memiliki kompetensi yang tinggi. Ela menyebutkan bahwa hal ini tidak hanya didapat dari sekolah hingga jenjang master atau profesor saja, namun juga dari orang di sekeliling, tak terkecuali murid.

    “Jadi, bukan hanya orang yang kita anggap dewasa dan lebih berpengalaman tapi mendengarkan murid juga bisa menambah pengetahuan untuk lebih mengerti dalam mendidik mereka,” katanya.

    Ketiga, seorang pengajar harus menjadi pribadi yang terbuka dan mau berkolaborasi. Ini berarti, mereka tidak menutup diri untuk menggabungkan pengalaman dengan siapa pun. Ela percaya bahwa pendidikan yang sempurna tidak hanya diciptakan dari satu individu tapi semua instansi.

    “Kita tahu bahwa bekerjasama dengan kelompok hasilnya akan lebih baik daripada diri sendiri. Ini juga terjadi untuk guru yang ingin mengajar. Jadi jangan pernah menutup diri dan mengkotak-kotakan, tapi membaur,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.