5 Bahan Rumahan Ini Bikin Efek Gas Air Mata Kian Parah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa aksi saat bentrok usai unjuk rasa di depan gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Senin, 30 September 2019. Aksi yang menuntut DPR segera mencabut seluruh Rancangan Undang Undang bermasalah serta meminta presiden untuk segera menerbitkan Perppu UU KPK tersebut berakhir ricuh. ANTARA

    Petugas kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa aksi saat bentrok usai unjuk rasa di depan gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Senin, 30 September 2019. Aksi yang menuntut DPR segera mencabut seluruh Rancangan Undang Undang bermasalah serta meminta presiden untuk segera menerbitkan Perppu UU KPK tersebut berakhir ricuh. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Aksi demonstrasi yang dilakukan di Gedung DPR Jakarta kembali berlangsung. Bahkan, pada 30 September 2019 kondisi sangat ricuh. Massa melempar batu ke arah petugas di daerah Semanggi hingga perempatan Slipi. Para petugas keamanan pun harus menyemprotkan gas air mata

    Jika Anda adalah salah satu korban yang mengalami semburan gas air mata, tentu penglihatan akan terganggu. Mata menjadi merah, perih, hingga merasakan sensasi gatal. Meski efeknya sebentar, bagi beberapa orang, mempercepat kesembuhan akan dilakukan.

    Menggunakan bahan yang salah justru akan memperburuk efek gas air mata. Agar tidak salah langkah dan sebagai bentuk antisipasi, situs News Safety dan Aftermath.com menyebutkan beberapa bahan rumahan yang wajib dihindari.

    Ilustrasi cuka apel. shutterstock.com

    #Cuka sari apel
    Tak sedikit orang yang menyarankan untuk membersihkan gas air mata dengan cuka sari apel. Dalam hal ini, mereka diminta untuk merendam kain pada cuka sari apel, kemudian, tempelkan kain untuk mengangkat gas air mata pada bagian yang bermasalah itu. Sayangnya, hal ini salah karena sifat asam pada cuka sari apel justru akan memperparah keadaan dan bisa meninggalkan efek nyeri yang lebih lama.

    #Lemon atau jeruk nipis
    Selain cuka sari apel, banyak pula orang yang mengimbau untuk mengoles bagian tubuh dengan lemon atau jeruk nipis. Padahal, kedua buah ini memiliki efek yang sama dengan cuka sari apel. Sifat asamnya bisa menyebabkan rasa sakit yang justru lebih lama. Jadi, hindari segala sesuatu yang memiliki kadar asam tinggi saat terkena efek gas air mata.

    Ilustrasi jeruk nipis. Wikipedia.org

    #Air hangat
    Air hangat memang memiliki banyak manfaat, khususnya untuk mengatasi masalah inflamasi. Sayangnya, air panas tidak berguna untuk mengatasi efek gas air mata. Bahkan, para ahli kesehatan menilai membahayakan sebab partikel kecil dari senyawa CS (chlorobenzalmalonitrile) pada gas air mata akan dipicu aktif kembali saat bersentuhan dengan air hangat. Alhasil, efek gas air mata pun semakin lama hilang.

    #Pasta gigi
    Untuk poin yang satu ini, tentu sudah tidak asing lagi. Hampir saat demo berlangsung, orang akan mengoleskan pasta gigi di bawah mata untuk meminimalkan efek gas air mata. Padahal, para ahli mengatakan pasta gigi dibuat dari berbagai bahan kimia. Karena menggunakan berbagai metode pembuatan juga, hampir tidak mungkin pasta gigi dapat secara akurat menghilangkan efek gas air mata.

    #Bawang
    Banyak orang mengatakan bahwa memotong bawang, menciumnya, hingga mendekatkannya pada mata bisa mengurangi iritasi. Padahal, hal ini tidak benar. Yang ada, bawang justru akan membuat Anda menangis karena rasa perih yang ditimbulkan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.