Hati-hati, Ikan Mengandung Lebih Banyak Pestisida dari Sayuran

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ikan salmon (Pixabay.com)

    Ilustrasi ikan salmon (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga saat ini, masyarakat masih mengkhawatirkan dampak buruk pestisida. Beberapa hal negatif yang ditimbulkan antara lain gangguan reproduksi, masalah perkembangan janin, risiko Parkinson, hingga kanker. 

    Umumnya, pestisida bisa ditemui pada produk sayuran nonorganik. Namun, tahukah Anda bahwa daging justru memiliki kandungan pestisida yang lebih besar dari dedaunan berwarna hijau? 

    Aktivis dan pelaku vegetarian Helga Angelina Tjahjadi pun menjelaskan bahwa daging, khususnya yang dikonsumsi dari ikan, mengandung pestisida 60 persen lebih tinggi dari sayuran.

    “Ini sudah diuji dan ditulis langsung dalam Pesticide Monitoring Report tahun 2008,” katanya dalam acara Produksi dan Konsumsi Yang Bertanggungjawab ala Mediterania di Jakarta pada Kamis, 3 Oktober 2019.

    Helga menjelaskan bahwa ini disebabkan oleh sampah dari limbah perusahaan yang secara besar-besaran dibuang ke laut. Akibatnya, biota laut pun mengonsumsi makanan yang telah tercemar.

    Jejak Pestisida. shutterstock.com

    “Ini sebabnya kandungan pestisida pada ikan jauh lebih tinggi dari sayuran,” katanya.

    Lebih dari itu, ketika sudah dimakan dan diproses di tubuh ikan, pestisida tersebut akan tersimpan di jaringan lemak. Proses penggorengan atau cara apapun untuk mematangkan ikan sebelum dikonsumsi tidak akan berpengaruh pada pestisida.

    “Jadi, selain tinggi pestisida, dia juga sangat membahayakan untuk tubuh manusia karena tidak bisa hilang,” katanya.

    Sebaliknya, karena sayuran hanya melewati proses penyemprotan pestisida di bagian luar agar terlindungi dari hama, menghilangkan kandungannya pun lebih mudah. Helga mengatakan bahwa sayuran cukup direndam dengan cuka apel atau garam selama lima menit saja.

    “Ini hampir 90 persen terbukti bisa menghilangkan pestisida pada sayur,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.