Bersepeda ke Bali, Membuat Keluarga Nirina Zubir Semakin Dekat

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saat menempuh rute sepanjang 1.200 km, Jakarta-Denpasar, Nirina dan Ernest tak fokus pada wisata kuliner. Foto: @nirinazubir_

    Saat menempuh rute sepanjang 1.200 km, Jakarta-Denpasar, Nirina dan Ernest tak fokus pada wisata kuliner. Foto: @nirinazubir_

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan Nirina Zubir dan Ernest Syarif baru melakukan perjalanan bersepeda dengan rute Jakarta-Bali. Ditempuh selama 12 hari, keduanya ternyata membawa serta anak-anak mereka, Zivara Ruciragati Syarif dan Elzo Jaydn Anvaya.

    “Perjalanan kurang lebih 1.200 kilometer waktu libur lebaran kemarin. Sebenarnya mau berdua saja, tapi suami minta ajak anak. Jadilah mereka ikut,” kata Nirina dalam acara Netizen Fair di Jakarta pada 5 Oktober 2019.

    Walaupun kedua anaknya itu tidak bersepeda dan menaiki sebuah sleeper van, namun Nirina mengaku banyak pelajaran yang didapat anak. Pertama, anak lebih mengenal kebudayaan Indonesia seperti jajanan dan mainan tradisional. “Karena di setiap kota, kita pasti berhenti dan pergi ke alun-alun. Mereka jadi kenal jajanan dan mainan asal tiap kota itu,” katanya.

    Selain itu, Ernest juga menambahkan bahwa anak-anak juga bisa membaur dengan alam. Sebab selama perjalanan, mereka mengunjungi beberapa tempat populer seperti Taman Nasional Baluran. “Anak-anak jadi kenal padang savana itu seperti apa dan mereka juga merasakan aslinya,” katanya.

    Ernest mengatakan bahwa kedekatan antar setiap anggota keluarga juga terjalin. Khususnya selama perjalanan, anak-anak memang tidak diperbolehkan bermain gawai. Sehingga seluruh aktivitas hanya dipusatkan kepada orang-orang sekitar, termasuk keluarga. “Istri sempat berpikir, bisa atau enggak anak-anak tanpa gadget. Ternyata sampai hari ke-12 pun mereka bisa. Justru kita jadi bonding karena bersama-sama terus,” katanya.

    Terakhir, Nirina Zubir mengatakan bahwa setelah sampai di Jakarta, anak-anak menjadi ingin bersepeda. Sebelumnya, kedua anaknya memang telah dibelikan sepeda. Namun tidak ada satupun yang mau mencoba. Tapi setelah dicontohkan, mereka pun semangat. “Mereka langsung coba bersepeda dan bisa. Sekarang sudah enggak mau lagi rute yang pendek, tapi jauh-jauh,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.