CPNS 2019, Psikolog Ingatkan Pentingnya Keterampilan Digital

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jonatan

    Jonatan "Jojo" Christie dan Anthony Sinisuka Ginting mengikuti tes penerimaan CPNS 2018. (Dok.PBSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara telah mengumumkan jadwal pendaftaran dan proses seleksi administrasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara, Mohammad Ridwan, mengatakan, rekrutmen CPNS 2019 diperkirakan akan diberitahu pada pekan keempat Oktober 2019. Sedangkan untuk pendaftaran seleksi akan dimulai November.

    "Proses seleksi administrasi pada bulan Desember dan seterusnya," katanya dalam keterangan resmi.

    Buat yang berminat mengikuti seleksi, berbagai persiapan sejak kini pun wajib dilakukan. Namun, psikolog dan konsultan karir Merry Allnita mengingatkan keterampilan di dunia digital sebagai nilai tambah dimiliki juga oleh para calon peserta CPNS.

    “Apalagi sekarang sudah zaman digital dan teknologi juga semakin menguasai dunia kerja,” katanya saat dihubungi Tempo.co pada 9 Oktober 2019.

    Peserta melakukan registrasi ulang saat seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis computer assisted test (CAT) untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat, 26 Oktober 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Untuk merealisasikan hal ini, Merry pun mengatakan bahwa setidaknya, setiap orang harus bisa mengoperasikan dasar komputer. Misalnya, fasih dalam penggunaan Microsoft Word dan Excel.

    “Karena sekarang kita sudah tidak lagi menulis dengan kertas. Semuanya serba digital. Jadi, dasar kebutuhan kantor untuk menulis, membuat data sampai email harus dikuasai,” katanya.

    Merry juga mengatakan seseorang wajib bisa memakai teknologi dengan menguasai trending dan membaca situasi. Misalnya, bagaimana memprogram dan menggunakan aplikasi yang berguna untuk mendukung aktivitas kerja.

    “Belajar otodidak dengan menyerap informasi dari sekitar bisa dilakukan. Atau ikut kursus dan pelatihan juga boleh,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.