Ingin Punya Anak, Stop Konsumsi Alkohol 3 Bulan sebelum Bercinta

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria minum alkohol. campusdiary.co.ke

    Ilustrasi pria minum alkohol. campusdiary.co.ke

    TEMPO.CO, Jakarta - Apakah Anda mengidamkan hadirnya buah hati? Jika ya, khususnya para pria, disarankan untuk berhenti mminum alkohol tiga bulan sebelum bercinta. 

    Penelitian yang dipublikasikan pada 10 Oktober 2019 di European Journal of Preventive Cardiology pun menunjukan beberapa alasan utama. Pertama, ini berhubungan dengan tingkat risiko penyakit jantung bawaan pada bayi yang lebih besar.

    Para peneliti menemukan ayah yang minum alkohol tiga bulan sebelum bersenggama bisa meningkatkan risiko penyakit jantung bawaan pada bayi sebesar 44 persen. Sedangkan bagi ibu, risikonya adalah 16 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak minum minuman keras.

    “Penyakit jantung bawaan adalah cacat lahir yang paling umum, dengan sekitar 1,35 juta bayi terkena setiap tahun. Kondisi ini dapat meningkatkan kemungkinan penyakit kardiovaskular di kemudian hari dan merupakan penyebab utama kematian perinatal,” kata pemimpin penelitian, Jiabi Qin, di Central South University, Cina.

    Selain itu, risiko kelahiran dengan bentuk fisik yang cacat juga tinggi. Para peneliti mengatakan bahwa calon ayah yang aktif mengonsumsi minuman keras akan meningkatkan risiko sebanyak 52 persen sedangkan ibu risikonya 16 persen. 

    Mengenai hubungan bercinta untuk memiliki anak dan konsumsi alkohol, Qin menjelaskan bahwa alkohol adalah teratogen yang dikenal bisa menyebabkan malformasi embrio. Ini juga dihubungkan dengan gangguan spektrum alkohol janin (FASD). 

    Sekitar satu dari empat anak dengan FASD memiliki penyakit jantung bawaan sehingga menunjukkan bahwa alkohol mungkin juga terlibat dalam gangguan ini. Tak heran, Qin pun mengingatkan agar calon orang tua, khususnya ayah, untuk berhenti mengonsumsi minuman keras.

    “Kami berharap agar orang tua, khususnya calon ayah, lebih berhati-hati dalam mengonsumsi alkohol. Terlebih jika mereka ingin memiliki anak," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.