Ed Sheeran dan Pangeran Harry Ikut Promosikan Kesehatan Mental

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi depresi. Shutterstock

    Ilustrasi depresi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Bel pintu berdering. Ketika dibuka, terlihat Pangeran Harry sedang membuka pintu untuk menyambut Ed Sheeran. Keduanya memiliki rambut dan janggut berwarna merah. "Rasanya seperti melihat ke cermin," cetus pangeran sebelum mengajak bintang pop itu masuk.

    Itu adalah adegan pembuka dari sebuah video yang diunggah pada hari Kamis 10 Oktober 2019. Cucu Ratu Elizabeth dan musisi pemenang Grammy ini bergabung untuk berkampanye tentang masalah yang sama-sama penting untuk mereka.

    Klip itu, yang diunggah di halaman Instagram Harry, memperlihatkan keduanya itu duduk di sebuah meja membicarakan tentang topik yang hangat bagi mereka, tetapi setelah beberapa saat menjadi jelas bahwa ada kesalahpahaman. “Bagiku adalah subjek dan topik yang tidak cukup sering dibicarakan. Saya pikir orang-orang di seluruh dunia benar-benar menderita,” kata Harry.

    Sheeran menjawab bahwa ia telah mencoba menulis lagu tentang masalah ini untuk membantu meningkatkan kesadaran. Dia kemudian menambahkan: "Orang-orang tidak mengerti seperti apa rasanya bagi orang-orang seperti kita."

    Terlihat bingung, Harry bertanya: "Apa?" Kemudian Sheeran menjelaskan: "Anda tahu, lelucon dan komentar sinis, saya hanya merasa sudah saatnya kita melawan dan berkata, Kau tahu, kita tidak akan tinggal diam. Kami adalah pemilik rambut merah dan kami akan melawan."

    Tampak malu, Harry berkata, “Oke. Agak canggung nih," sebelum menjelaskan bahwa dia tidak berbicara tentang diskriminasi terhadap orang-orang berambut merah, melainkan tentang Hari Kesehatan Mental Dunia.

    Dengan tergesa-gesa Sheeran menghapus kata-kata "GINGERS UNITE" (rambut merah bersatu) dari dokumen di komputer jinjingnya, Sheeran langsung memahami pesan pangeran dan video itu ditutup dengan keduanya bersanding, meminta orang-orang untuk membantu siapa pun yang mungkin menderita masalah kesehatan mental.

    Dilansir Reuters, Harry, yang berada di urutan keenam penerus takhta Inggris, telah lama berkampanye tentang masalah kesehatan jiwa. Pada Kamis, ia berada di Nottingham, Inggris tengah, mengunjungi komunitas yang bertujuan mencegah masalah kesehatan mental dan kekerasan di kalangan anak muda.

    Harry dan istrinya Meghan Markle, semakin gencar menggunakan Internet untuk terlibat langsung dengan publik. Keduanya telah mengambil langkah hukum terhadap media Inggris atas berita yang mereka anggap mengganggu dan tidak akurat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.