Waspadai, 3 Penyebab Katarak pada Anak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi cek mata. babycenter.com

    Ilustrasi bayi cek mata. babycenter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Katarak adalah suatu kondisi yang ditandai dengan lensa mata keruh dan berawan. Ini menyebabkan pasien katarak tidak bisa melihat dengan jelas.

    Umumnya, masalah kesehatan mata ini dialami oleh lansia. Namun, tak menutup kemungkinan katarak juga dialami anak.

    “Dari bayi, katarak sudah bisa dialami, tapi karena kondisi tertentu,” kata dokter mata Astrianda Suryono dalam acara “Eye Stand By U” di Jakarta pada 14 Oktober 2019.

    Lantas, kondisi seperti apa yang menyebabkan anak-anak bisa mengalami katarak? Pertama, wanita yang akrab disapa Astri ini mengatakan rubella dari ibu yang mengandung bisa menjadi faktornya. Rubella atau campak Jerman adalah infeksi kulit yang ditandai dengan ruam dan kemerahan. Rubella pada ibu hamil yang tidak segera diatasi, dapat berpengaruh pada janin.

    Dokter melakukan proses operasi katarak. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    “Biasanya di trimester ketiga. Kalau ibunya rubella dan tidak segera diobati, calon bayi bisa lahir dengan katarak,” katanya.

    Kedua, penyakit glaukoma kongenital yang diderita bayi juga berpotensi untuk menyebabkan katarak. Astri menjelaskan, bayi dengan penyakit ini akan mengalami tekanan cairan yang tinggi pada mata. Akibatnya, cairan tersebut bisa merusak saraf optik.

    “Ini juga memicu terjadinya katarak,” katanya.

    Ketiga, disabilitas juga berperan penting dalam menciptakan katarak. Contohnya down syndrome, Astri mengatakan bahwa mereka memiliki kelainan pembentukan organ tubuh. Ini tak terkecuali terjadi saat tubuh merajut bola mata.

    “Bukan hanya jantung atau otak saja yang terganggu, tapi mata juga terganggu sehingga ada risiko katarak,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.