Jokowi Bagi Nasi Goreng, Ini Kiat Jaga Berat Badan agar Tak Naik

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nasi goreng Mafia. Foto: @nasgormafia

    Nasi goreng Mafia. Foto: @nasgormafia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada Minggu, 20 Oktober 2019. Sebagai bentuk perayaan dan ucapan syukur, Jokowi mengundang 130 pedagang nasi goreng untuk hadir di sekitar Istana Negara. Mereka diminta untuk membagikan nasi goreng gratis untuk masyarakat yang ada di sana.

    Jika Anda salah satu orang penerima nasi goreng gratis ini dan sedang dalam program diet, memperhatikan berat badan pun wajib dilakukan. Melansir dari situs Live Strong, nasi goreng terdiri dari 80 persen nasi. Sedangkan dalam satu mangkuk penyajiannya terdapat 50-60 persen karbohidrat, 15-20 persen protein, dan 25-30 persen lemak.

    Itu hanya nasi goreng polos. Bayangkan jika ada telur, ayam, dan taburan lain, tentu nilai kalorinya akan semakin banyak dan bisa berkontribusi menaikkan berat badan. Namun tidak perlu khawatir karena ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghindari hal ini.

    Menurut seorang pelatih pribadi sekaligus praktisi BioSignature di New York, Nick Ebner, Anda bisa menjaga berat badan dengan langsung berolahraga setelah mengonsumsi makanan. Olahraga bisa dalam bentuk apa saja, mulai dari jogging hingga berenang.

    Nasi Goreng memiliki beragam varian menu dan topping. Foto: @ynit_meow

    “Olahraga yang Anda jalani adalah salah satu kunci untuk menurunkan berat badan,” katanya seperti yang dilansir dari situs Men’s Journal.

    Situs Times of India juga menyebutkan bahwa mengonsumsi 500 mililiter air putih saat 30 menit sebelum makan, bisa menjaga berat badan karena air yang dikonsumsi bisa membuat seseorang kenyang sehingga nantinya hanya makan dengan porsi kecil. Lagipula, air tidak berkontribusi untuk penambahan berat badan dan bisa dikeluarkan dengan cepat melalui urin.

    Dalam Canadian Medical Association Journal, para ilmuwan, seperti dikutip situs Telegraph, seseorang juga disarankan untuk begadang pada malamnya. Peneliti menemukan bahwa orang yang tidur selama 5,5 jam semalam bisa menjaga berat badan dari kenaikan. Ini dikarenakan rasa stres yang ditimbulkan saat kurang tidur sehingga tubuh akan membakar otot dan lemak di tubuh. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.