Siapa Bilang Telur Sumber Kolesterol, Peneliti Sebut Sebaliknya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi putih dan kuning telur. (Pixabay/Baljeet Singh)

    Ilustrasi putih dan kuning telur. (Pixabay/Baljeet Singh)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kolesterol jahat adalah musuh banyak orang. Sebagian besar orang tentu tak menginginkannya, apalagi jika kadarnya naik. Menurut Stacey Pence, R.D di Pusat Kesehatan The Ohio State University, Amerika Serikat, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka LDL.

    Selain berolahraga, mengonsumsi beberapa jenis makanan yang Pence sarankan juga penting untuk dilakukan. Melansir dari Men’s Health, berikut adalah empat makanan yang disarankan Pence, seperti yang ia tulis dalam jurnal The New American Diet.

    #Gandum
    Antioksidan dalam gandum dipercaya dapat membantu mengendalikan peradangan dan insulin sehingga akan mengurangi kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang berbahaya. Ketika peneliti di Universitas Harvard menganalisis diet lebih dari 27.000 orang selama 8 tahun, mereka juga menemukan bahwa orang yang makan biji-bijian setiap hari memiliki berat 1 kilogram lebih rendah daripada mereka yang makan biji-bijian olahan.

    #Telur
    Sebuah studi dalam Journal of Nutrition menemukan bahwa makan telur meningkatkan kolesterol baik (HDL) tetapi tidak buruk (LDL). Artinya, telur benar-benar membantu arteri tetap jernih. Dalam studi lain, partisipan yang kelebihan berat badan mengonsumsi sarapan 340 kalori dari dua butir telur dalam lima hari seminggu selama delapan minggu. Mereka yang makan telur, termasuk kuningnya, melaporkan tingkat energi yang lebih tinggi dan kehilangan 65 persen lebih banyak berat badan tanpa efek pada kadar kolesterol total.

    Ilustrasi Kacang Almond. Getty Images

    #Almond
    Ketika para peneliti di Universitas Purdue meminta orang makan 2 ons almond sehari selama 23 minggu, penelitian itu ternyata menemukan bahwa kacang almond tidak hanya menambah berat badan namun juga dapat mengurangi asupan kalori dari sumber makanan tidak sehat lain sambil memperbaiki faktor risiko kardiovaskular seperti metabolisme lipid dan kadar kolesterol.

    #Cokelat hitam
    Penelitian menunjukkan bahwa cokelat hitam menawarkan manfaat kesehatan utama, dan itu dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi kolesterol LDL (jahat), mengurangi risiko pembekuan darah, dan meningkatkan aliran darah ke otak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.