Tips Tetap Sehat dan Nyaman Saat Suhu Panas di Jakarta

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria menggunakan lotion atau handbody. shutterstock.com

    Ilustrasi pria menggunakan lotion atau handbody. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu panas di daerah Jakarta dan sekitarnya akan terus terjadi hingga akhir bulan Oktober. “Suhunya berkisar 37 hingga maksimal 39 derajat celcius hingga minggu depan,” kata Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Cuaca BMKG Miming Saepudin dalam acara Temu Media oleh Kementerian Kesehatan di Jakarta pada 25 Oktober 2019.

    Bagi Anda yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan, berbagai persiapan perlu dilakukan. Pertama, Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto menyarankan agar seseorang memenuhi kebutuhan air yang cukup. “Tubuh manusia ini terdiri dari 70 persen air. Saat panas, cairan lebih banyak keluar. Jadi wajib diimbangi dengan minum yang cukup,” katanya.

    Menggunakan lotion atau krim matahari juga disarankan Achmad. Ia mengatakan bahwa terik matahari bisa menyebabkan perubahan pigmen dari kulit. Dalam jangka panjang, mutasi genetik penyebab kanker juga bisa dipicu oleh paparan sinar matahari yang terus dialami. “Namanya saja sunblock, dia berperan untuk membatasi sinar UV dari matahari,” katanya.

    Achmad juga menyarankan untuk tidak memakai pakaian yang menghambat sirkulasi kulit. Misalnya pakaian berwarna gelap, ketat dan tidak menyerap keringat. Sebab, ini akan membuat penguapan dari kulit untuk menyesuaikan udara di dalam dan luar tubuh jadi terhambat. “Pakainya yang terang, longgar dan jangan yang bahan-bahan nilon atau jaket kulit,” katanya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.