Musim Pancaroba Tiba, Awas Penyakit Akibat Nyamuk

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nyamuk Steril. theguardian.com

    Nyamuk Steril. theguardian.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Musim pancaroba telah tiba dan berbagai penyakit pun menjadi ancaman. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita Karnawati, mengingatkan masyarakat dan unsur terkait atas potensi gangguan kesehatan akibat masa perpindahan musim (musim pancaroba) dari kemarau ke penghujan yang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

    "Saat ini kita sedang memasuki saat pancaroba atau transisi musim. Sepekan ke depan sejumlah daerah berpotensi terjadi hujan sedang dan lebat," kata Rita dalam jumpa pers di kantornya Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019.

    Dia mengatakan BMKG telah berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai berbagai hal terkait masa pancaroba. Dari dinas terkait kesehatan, beberapa hal yang harus diantisipasi adalah penyakit-penyakit yang bisa menjangkiti masyarakat akibat musim kenaikan kelembaban.

    Ia menyontohkan pergantian musim yang sifatnya kering ke basah akan memicu banyaknya kasus demam berdarah dan malaria yang disebabkan nyamuk. Selain itu, cuaca yang berganti dari kemarau ke penghujan cenderung memicu pergerakan angin yang dapat merobohkan infrastruktur dengan pondasi rapuh.

    "Kalau hal-hal terkait musim hujan, dinas terkait akan menindaklanjuti. Kami sampaikan agar ini ditindaklanjuti terkait sektor seperti kesehatan dan bencana," katanya.

    Hujan di sejumlah daerah umumnya mulai awal November, meski beberapa kawasan sudah hujan. Hanya saja, kawasan seperti di Indonesia yang wilayahnya berada di bagian selatan khatulistiwa cenderung belakangan mengalami musim penghujan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.