Tipe Pria yang Diidamkan Wanita, Anda Termasuk?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Unsplash.com/Annette Sousa

    Ilustrasi pasangan. Unsplash.com/Annette Sousa

    TEMPO.CO, Jakarta - Karakter pria itu beragam. Namun, dari keberagaman itu wanita dapat melihat sifat-sifat mana saja yang dapat membuat tertarik.

    Banyak wanita mungkin bermimpi dapat menemukan sang pangeran tampan. Tapi, sebuah studi menunjukkan bahwa wanita jauh lebih realistis dalam memilih pasangan hidup. Melansir dari Your Tango, berikut enam karakter yang dipilih perempuan untuk menjadi pasangan hidup.

    *Setia
    Sebagai perempuan, mencari laki-laki yang setia adalah syarat utama dalam menentukan kekasih. Bahkan bagi mereka, lebih baik memilih lelaki yang suka putus sambung daripada pria yang suka berselingkuh.

    *Jujur
    Kejujuran juga menjadi hal terpenting dalam membina hubungan. Untuk itu, pria jujur menjadi idaman wanita. Perlu diingat, tak hanya pada pasangannya kelak, tapi jujur juga harus dilakukan kepada orang lain sebab dengan demikian mereka akan mudah dipercaya oleh siapa saja.

    *Punya tujuan hidup
    Lelaki yang memiliki tujuan hidup dan motivasi adalah karakter yang sering dipilih untuk dijadikan kekasih. Apabila selalu berusaha untuk berbuat lebih baik dan berusaha lebih keras dalam segala hal yang ingin dicapai, maka, Anda layak digandrungi banyak wanita.

    *Mengutamakan keluarga
    Anda mungkin tidak datang dari keluarga yang baik. Namun, karakter lelaki yang selalu dikencani wanita adalah yang penyayang keluarga. Laki-laki perlu memahami pentingnya peranan orangtua dan bahkan memiliki hubungan dan ikatan keluarga yang kuat.

    *Menghargai perempuan
    Yang terakhir dan tak boleh dilupakan tentu saja lelaki dengan sikap menghargai perempuan. Laki-laki harus memiliki perilaku yang baik dan memperlakukan orang lain dengan sopan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.