Cara Mudah Armand Maulana Menjaga Kualitas Suara, Tidak Merokok

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri:  Dewa Budjana, Armand Maulana, dan Thomas Ramdhan membawakan sebuah lagu saat konferensi pers konser tunggal GIGI 25 tahun di Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019. Band ini pertama kali mengeluarkan album

    Dari kiri: Dewa Budjana, Armand Maulana, dan Thomas Ramdhan membawakan sebuah lagu saat konferensi pers konser tunggal GIGI 25 tahun di Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019. Band ini pertama kali mengeluarkan album "Angan" pada tahun 1994. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Armand Maulana harus menjaga kualitas suara sebagai vokalis grup musik GIGI, salah satunya adalah dengan memperbanyak waktu tidur dan berolahraga. Armand, mengatakan ada dua personel yang wajib menjaga kondisi fisik dalam sebuah grup musik. Mereka adalah vokalis dan pemain drum. Sebab, kedua posisi tersebut membutuhkan stamina yang kuat.

    "Vokalis dan drummer kalau staminanya turun langsung kelihatan. Kalau gitaris dan pemain bas kan tangannya jangan sampai cedera. Rahasianya, saya ya harus jaga kesehatan dan kebetulan saya dilahirkan sebagai orang yang suka olahraga dan tidak merokok," ujar Armand dalam peluncuran perangkat memorabilia eksklusif di Jakarta, Sabtu 2 November 2019.

    Suami Dewi Gita itu mengaku waktu tidur yang kurang akan mempengaruhi kualitas suaranya seperti serak dan sumbang. Tapi, kondisi tersebut dapat diperbaiki dengan istirahat. "Kalau kurang istirahat, suara saya jadi fals, hilang konsentrasi, lupa-lupa lirik. Kalau kayak gitu, obatnya ya cuma istirahat. Saya juga belum pernah minum alkohol. Makanya, saya masih energik. Kan makan juga benar-benar dipola," ujar pelantun lagu "11 Januari" itu.

    Armand juga bersyukur karena tidak pernah mengalami cedera pita suara seperti rekan-rekannya sesama vokalis. "Kalau pita suara rusak kayak Once, Judika, Lasso (Ari Lasso) sih enggak pernah. Tapi kalau suara fals, ya pernah. Kalau udah parah, baru ke dokter. Tapi saya punya triknya, ya harus tidur itu," kata Armand.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.