Gratis Dapat Sepatu Jutaan Rupiah di Urban Sneaker Society, Mau?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reyner Gunawan, pemenang sepatu gratis dari mesin capit di Urban Sneakers Society, Jakarta, 8 November 2019. TEMPO/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    Reyner Gunawan, pemenang sepatu gratis dari mesin capit di Urban Sneakers Society, Jakarta, 8 November 2019. TEMPO/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    TEMPO.CO, Jakarta - Mencapit boneka mungkin adalah suatu hal yang biasa saat main ke taman hiburan. Namun, mencapit sepatu seharga jutaan rupiah tentu sangat istimewa. Dalam rangkaian acara Urban Sneaker Society (USS) yang hadir di Jakarta pada 8-10 November 2019, Anda pun bisa mencobanya.

    Bekerja sama dengan suatu perusahaan perbankan, para pengunjung di area District 8, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan, bisa dengan mudah menukar poin mereka dengan satu kesempatan mencapit. “Tinggal tukar poin jadi kupon di stand depan saja. Langsung bisa main,” kata salah seorang pengunjung Reyner Gunawan yang ditemui Tempo.co pada Sabtu, 9 November 2019.

    Pria berusia 23 tahun itu mengaku sudah menukarkan poin hingga bisa bermain 10 kali. Kebetulan, pada kesempatan terakhir, Reyner berhasil mendapatkan sepatu dari mesin capit itu. Sepasang sepatu bermerek Adidas berwarna putih itu pun ditaksir mencapai 2 juta rupiah. “Kebetulan saya naksir yang ini. Size sepatunya juga sesuai dengan saya. Beruntung banget,” katanya.

    Rencananya, Reyner akan kembali Ahad 10 November 2019 untuk menukar poin dan mencoba peruntungannya pada mesin pencapit itu lagi. Sebab, ia masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan sepatu secara cuma-cuma alias gratis. “Pasti besok kembali lagi. Saya mau coba siapa tahu menang lagi,” jelasnya.

    Nah, bagaimana dengan Anda? Mau mencoba dapat sepatu jutaan rupiah tanpa dipungut biaya juga?

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.