Momentum Tingkatkan Pengasuhan Bapak di Hari Ayah Nasional

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ayah dan anak. Shutterstock

    Ilustrasi ayah dan anak. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Ayah Nasional diperingati setiap 12 November. Ketua Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, pun mengatakan hari tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan peran pengasuhan dari seorang ayah terhadap anak.

    "Selama ini, pemahaman sebagian masyarakat terkait peran ayah dalam pengasuhan masih terbatas. Ibu yang yang dianggap paling berperan dalam pengasuhan," kata Susanto.

    Ia mengatakan peran ayah sangat menentukan kualitas proses dan hasil dari pengasuhan. Dalam banyak riset dilaporkan pola pengasuhan tanpa ada peran ayah berdampak negatif bagi tumbuh kembang anak.

    Ketidakhadiran ayah dalam pengasuhan berdampak negatif bagi anak. Apalagi di era digital seperti saat ini, ayah seringkali dekat secara fisik tetapi jauh secara psikis.

    "Ruang-ruang bertemu anak di hari libur seringkali terhambat oleh aktivitas penggunaan gawai yang tidak terkontrol. Orang tua dan anak asyik dengan ponsel cerdas masing-masing," katanya.

    Susanto mengatakan hal itu perlu dievaluasi agar kualitas pengasuhan ke depan semakin baik. Hari Ayah harus dimanfaatkan sebagai pengingat bagi seorang ayah untuk meningkatkan kualitas pengasuhan dan kebersamaannya bersama anak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?