Hindari Hal Berikut kala Bertengkar dengan Pasangan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bertengkar, berbeda pendapat, hingga beradu argumen adalah hal yang wajar terjadi pada pasangan dalam suatu hubungan. Pertengkaran kecil merupakan hal biasa dan pasti terjadi.

    Namun, ada baiknya Anda dan pasangan dapat bersikap dewasa agar pertengkaran tidak sering terjadi, tidak menjadi besar, dan tidak membahayakan kondisi hubungan. Oleh sebab itu, ketika sedang terlibat pertengkaran, jangan sampai melakukan tujuh hal berikut, dilansir Allwomenstalk.

    1. Memanggil si dia dengan namanya
    Jangan memanggil dengan namanya, terlebih dengan suara keras penuh emosi. Mungkin Anda merasa kesal kepadanya, tapi bila sampai melakukan ini, berarti hubungan Anda berdua sedang berada dalam bahaya. Hal ini juga bisa berarti Anda memiliki masalah dengan emosi dan perlu belajar mengendalikannya.

    2. Membunuh karakter si dia
    Anda menceritakan perilaku si dia kepada orang lain. Dengan melakukan ini, Anda sama saja dengan merusak reputasinya. Belum tentu dia seburuk yang Anda pikirkan. Bisa saja penilaian terhadapnya dipengaruhi oleh emosi yang tengah meledak-ledak. Kalau pun ingin berbagi perasaan, bicaralah kepada seseorang yang benar-benar bisa dipercaya.

    3. Lakukan kekerasan fisik
    Pria tidak boleh melakukan kekerasan terhadap wanita. Begitu juga sebaliknya. Saat sedang bertengkar, bila situasi sudah di luar kendali, daripada terlibat adu jotos dengannya, sebaiknya segera pergi menjauh darinya sementara waktu. Ketika suasana dirasa sudah agak tenang dan adem, Anda bisa mengajak pasangan untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.

    4. Memberi ultimatum
    Setiap kali bertengkar, ujung-ujungnya saling mengultimatum. Bila Anda dan pasangan sering melakukan ini, berarti hubungan sudah tak sehat dan dijalani karena terpaksa.

    5. Melibatkan orang lain
    Anda berdua bertengkar di hadapan orang lain. Bila sampai melibatkan pihak lain ke dalam pertengkaran, maka itu adalah kesalahan besar karena hanya akan membuat perseteruan kian memanas. Sebisa mungkin hindari ribut-ribut di hadapan orang lain. Bila memang tak terhindarkan, jangan sampai melibatkan orang lain.

    6. Mengumbar pertengkaran di media sosial
    Percayalah, hal ini justru akan menjadi bumerang. Selain tidak dewasa, tindakan ini juga akan membuat hubungan yang dijalin tampak buruk.

    7. Membuat keputusan mendadak
    Bertengkar sedikit, langsung menyatakan putus. Saat sedang emosi, otak tidak dapat berpikir jernih. Semarah apapun, Anda harus bisa mengendalikan diri. Jangan sampai melakukan tindakan yang akan disesali di kemudian hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.