Tren Potongan dan Warna Rambut Pria Tahun 2020 Menurut Sofie Pok

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cukur rambut di barbershop (Pixabay.com)

    Ilustrasi cukur rambut di barbershop (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu setengah bulan lagi kita akan memasuki tahun 2020. Dengan tahun yang baru, gaya rambut tentu juga harus mengikutinya. Ternyata, ada beberapa perkembangan dari potongan dan warna rambut yang diprediksi akan menjadi tren pada 2020.

    Tukang cukur asal Amerika Serikat, Sofie Pok, mengatakan potongan pertama adalah crop cut. Ini adalah gaya rambut berponi dan bervolume di bagian atas. Sedangkan pada sisi kiri dan kanan akan ditipiskan seperti model cepak.

    “Potongan rambut klasik ini masih diprediksi menjadi tren di 2020, sangat cocok untuk semua wajah dan usia. Jadi, netral dipakai siapa saja,” kata penerima penghargaan Best Female Barber of The Year ini saat ditemui dalam acara "Barber Lyfe Indonesia vol. 4" di Jakarta pada 14 November 2019.

    Gaya curls cut short juga akan menjadi tren di 2020. Sofie mengatakan bahwa sekarang, banyak pria mulai percaya diri dengan rambut keriting sehingga pelurusan rambut tidak lagi relevan.

    “Tahun 2020, rambut keriting yang dipotong pendek dan rapi akan menjadi tren. Smoothing sangat old-fashioned,” ungkapnya.

    Sedangkan untuk warna rambut, Sofie menjelaskan jika pastel dan pirang akan menjadi tren di kalangan pria untuk 2020. Bahkan, kini beberapa inspirasi dari kalangan aktor pun mulai bisa dicontoh.

    “Hitam adalah warna yang stagnan. Pria kini mulai berani bereksperimen dengan warna-warna terang. Pastel dan pirang bisa dicoba,” jelasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.