Tren Smartwatch Anak Meningkat, Sudah jadi Kebutuhan Orang Tua??

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam jejeran gadget berupa arloji cerdas, ada Sony Smartwatch, yang punya fungsi layaknya ponsel cerdas namun minus kemampuan menelepon. Sony Smartwatch memiliki fitur seperti menampilkan pemberitahuan surat elektronik, menampilkan newsfeed media jejaring sosial, pemutar musik, serta dapat terkoneksi ke gadget lain dengan menggunakan Bluetooth. technobaboy.com

    Dalam jejeran gadget berupa arloji cerdas, ada Sony Smartwatch, yang punya fungsi layaknya ponsel cerdas namun minus kemampuan menelepon. Sony Smartwatch memiliki fitur seperti menampilkan pemberitahuan surat elektronik, menampilkan newsfeed media jejaring sosial, pemutar musik, serta dapat terkoneksi ke gadget lain dengan menggunakan Bluetooth. technobaboy.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Senior Manager Business Development Qualcomm Dominikus Susanto mengatakan bahwa tren smartwatch untuk anak terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

    “Potensi dari smartwatch untuk kids ini sangat besar, bahkan perkembangannya dari tahun ke tahun makin lama, makin meningkat,” ujar Dominikus dalam peluncuran Imoo Z6 di Jakarta, Minggu 17 November 2019.

    Dalam presentasinya, Dominikus menampilkan data dari lembaga riset IDC mengenai Wearable Tracker Historical berdasarkan smartwatch untuk anak-anak dengan konektivitas 2G/3G/4G.

    Data IDC menunjukkan total penjualan pada tahun 2018 sebanyak 22,5 juta unit, atau naik 15 persen year-on-year dari tahun sebelumnya, yakni 19,6 juta unit.

    Angka ini diprediksi terus tumbuh sebab data total penjualan pada Q1 dan Q2 2019 menunjukkan 11,7 juta unit, atau lebih besar daripada periode yang sama pada tahun lalu, yakni 10,8 juta unit.

    “Kami percaya Ini menjadi kebutuhan bagi keluarga, bagi orang tua agar selalu bisa keep in touch, selalu dekat dengan anak-anaknya selalu bisa memonitor dan merasa lebih aman ketika sedang tidak bersama sama dengan putra-putrinya,” kata Dominikus.

    Ia melanjutkan smartwatch saat ini menjadi kebutuhan."Yaitu secara teknologi kalau tidak ada konektivitas internet 4G dan ini menjadi nilai utama dari smartwatch,” kata Dominikus.

    Hal senada juga disampaikan Product Manager Imoo Indonesia Felix Gunawan. Dia mengatakan bahwa penjualan Imoo di Indonesia terus meningkat. “Memang ada kesusahan pada bulan-bulan pertama, kami belum bisa mencapai 10.000 pada bulan pertama. Namun, dalam beberapa bulan, akhirnya kami bisa mencapai sampai dengan 50.000 penjualan dalam waktu 1 bulan,” ujar Felix yang menargetkan Imoo bisa terjual 1 juta unit dalam 1 tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.