4 Tips Jadi Bos, Percaya pada Bawahan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi atasan dan bawahan. shutterstock.com

    Ilustrasi atasan dan bawahan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang ingin menjabat sebagai seorang pemimpin atau bos. Namun, tak jarang dari mereka yang kurang mengerti cara untuk menjalankan perannya dengan baik.

    Agar tidak salah langkah, situs Inc.com dan Reader Digest pun memberikan beberapa himbauan dan tips yang bisa diterapkan untuk menjadi pemimpin yang baik itu. Apa saja?

    1. Harus tahu cara memotivasi karyawan
    Sebagai seorang pemimpin yang baik, Anda harus tahu bagaimana cara memberi semangat dan dukungan kepada karyawan dalam menjalankan tugasnya. Untuk menciptakan hal ini, Anda bisa menanyakan apa yang menjadi tantangan dan bantu dia untuk menyelesaikan tugas. Jangan juga menyalahkan kinerja buruk yang dilakukan karyawan, namun beri arahan dan bermitralah.

    2. Membuka peluang bagi karyawan untuk berkembang
    Pastikan bahwa karyawan Anda merasa terlibat dalam pekerjaan yang mereka kerjakan. Contohnya dengan memberi mereka banyak peluang untuk tumbuh baik dalam pekerjaan maupun dalam karier mereka. Arahkan juga penugasan dengan tepat dan cari peluang untuk memaksimalkan kekuatan masing-masing karyawan.

    3. Jangan lupa untuk mengakui kinerja yang baik dari karyawan
    Ketika segala pekerjaan berjalan dengan baik, jangan lupa untuk mengakui dan berterimakasih untuk kinerja anak buah. Ini bisa menjadi dorongan kepada karyawan untuk melakukan performa yang lebih baik lagi. Mereka juga merasa dihargai atas segala usaha yang telah mereka lakukan.

    4. Bangun kepercayaan
    Belajarlah untuk mempercayai karyawan Anda. Atasan yang percaya bahwa karyawan mampu dan bertanggung jawab akan menciptakan rasa kebersamaan yang kuat.

    Untuk membangun kepercayaan, ciptakan lingkungan kerja yang aman dan positif dengan komunikasi dua arah yang jujur dan terbuka. Percayalah bahwa karyawan Anda akan memenuhi atau melampaui tujuan perusahaan ketika bekerja di lingkungan yang produktif, aman, dan mendukung.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | INC.COM | READER DIGEST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.