Diet Keto Ternyata Ampuh Cegah Influenza

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diet keto (pixabay.com)

    Ilustrasi diet keto (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah riset terbaru telah menemukan manfaat baru dari diet keto. Selain menjaga berat badan dan mengontrol gula darah, diet keto juga ampuh mencegah influenza.

    Ini bisa dibuktikan dari studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Immunology pada Oktober 2019. Melalui penelitian yang dikerjakan bersama dengan tikus, para peneliti mulai menerapkan gaya hidup diet keto alias rendah karbohidrat dan tinggi lemak selama tujuh hari.

    Kemudian, situs Men’s Health menjelaskan bahwa tikus akan diinfeksi dengan virus influenza A. Hasil menemukan bahwa subjek memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih besar dibandingkan dengan tikus yang diet tinggi karbohidrat dan rendah lemak.

    Para peneliti menyimpulkan bahwa diet keto menyebabkan tikus memiliki lebih banyak sel T gamma, yakni garis pertahanan pertama sistem kekebalan tubuh terhadap patogen. “Studi ini menunjukan adaptasi metabolisme lemak dan keton menjadi penting,” kata pemimpin penelitian di Buck Institute, Brianna Stubbs.

    Dengan adanya bukti ini, tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat. Namun para peneliti mengimbau agar masyarakat tidak sekedar menjalankan diet keto dan meninggalkan vaksin.

    “Tidak ada yang dapat menggantikan manfaat vaksin karena mereka memberikan kekebalan yang lebih kuat dan spesifik terhadap flu,” kata peneliti lain dari Universitas Yale, Akiko Iwasaki.

    “Diet keto mungkin dapat membantu melawan infeksi, tetapi tentu saja tidak ada pengganti untuk vaksin,” tambahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.