Cara Mudah Deteksi Dini HIV/AIDS

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kasus HIV/AIDS

    Kasus HIV/AIDS

    TEMPO.CO, Jakarta - HIV/AIDS adalah salah satu masalah kesehatan yang paling ditakuti masyarakat. Penyebabnya rendahnya angka kesembuhan dan risiko penyebaran yang mudah mengintai.

    Sebagai bentuk pencegahan, melakukan deteksi dini disarankan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin Hanny Nilasari. Beberapa hal pun bisa dilakukan agar bisa segera mendapat pertolongan. Salah satunya itu termasuk introspeksi diri.

    Hanny mengatakan bahwa setiap orang harus merefleksikan apakah ia memang memiliki risiko tinggi terhadap HIV/AIDS atau tidak. Misalnya, apakah suka bergonta-ganti pasangan atau sering menggunakan barang pribadi secara bersama-sama.

    “Kalau sudah begitu, pasti risiko HIV/AIDS-nya besar. Jadi, Anda bisa langsung melakukan pengecekan ke dokter,” ungkapnya.

    Menyadari beberapa tanda juga harus diwaspadai. Beberapa gejala yang berhubungan dengan HIV/AIDS termasuk demam, ruam di kulit, sering berkeringat di malam hari, badan terasa sakit, mudah lelah, hingga luka yang tak kunjung sembuh.

    “Jika Anda merasakan tanda-tanda itu, coba berpikir ke arah HIV/AIDS. Anda bisa langsung melakukan tes HIV untuk menegaskan diagnosisnya,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.