Alasan Gibran Rakabuming Buka Akun Media Sosial Pribadi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat tiba untuk melakukan pertemuan tertutup bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri di kediaman Megawati Soekarno Putri, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. Gibran ingin mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Solo lewat jalur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat tiba untuk melakukan pertemuan tertutup bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri di kediaman Megawati Soekarno Putri, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. Gibran ingin mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Solo lewat jalur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gibran Rakabuming Raka mengaku sempat antimedia sosial, termasuk untuk mengembangkan sejumlah usahanya. Putra pertama Presiden Joko Widodo pun mengungkapkan alasan ia membuka akun medsos.

    "Saya dulu antisosmed, saya baru punya akun pribadi minggu lalu. Akun ini baru ada saat anak kedua saya lahir," katanya saat menjadi pembicara acara Digital Workshop and Entertainment di De Tjolomadoe Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, 25 November 2019.

    Ia mengatakan selama ini media sosial dengan akun nama usahanya, seperti Markorbar, Goola, dan Mangkokku dijalankan oleh admin. "Memang selama ini saya tidak terlalu suka sosmed, selalu kerja di belakang panggung, tetapi keadaan memaksa saya tampil di depan, ya akhirnya bikin akun," ujar Gibran.

    Ia juga mengakui keberadaan media sosial sangat penting untuk mengembangkan usahanya. Apalagi segmentasi pasar yang disasarnya adalah anak muda.

    "Kalau tidak pakai sosmed ya tidak jalan, yang pasti untuk promosi offline maupun online jalan semua. Saya juga pasang baliho, flyer itu penting juga. Meski demikian, kalau akun bisnis terlalu serius, isinya cuma jualan, enggak ada yang suka," kata Gibran.

    Pembicara lain, produser dan pemain film Ernest Prakasa mengatakan setiap orang tahu media sosial bisa digunakan untuk berjualan. "Bisa pakai promosi secara gratis maupun berbayar tetapi akun kita tidak akan di-follow juga kalau akun kita jualan saja. Jadi harus kasih manfaat, hiburan, dan tips," tuturnya.

    Senada, konten kreator Gofar Hilman mengatakan keberadaan media sosial memberikan dampak positif untuk UKM. "Sosmed ini penting untuk usaha, penting, dan perlu karena ini semacam etalase dan gratis jadi kenapa tidak dimaksimalkan di situ," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.