Heboh Black Friday, Apa Bedanya dengan Harbolnas?

Orang-orang berjalan melewati papan iklan yang menawarkan obral Black Friday di sebuah toko parfum di Manchester, Inggris, 20 November 2019.November 2019. REUTERS/Phil Noble

TEMPO.CO, Jakarta - Di Indonesia, kita dimanjakan dengan Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional. Sedangkan di luar negeri, mereka sudah terbiasa dengan Black Friday. Keduanya sama-sama memberikan diskon yang besar untuk berbelanja.

Jika puncak Harbolnas di Indonesia jatuh pada 12 Desember, Black Friday jatuh pada satu hari setelah perayaan Thanksgiving atau hari Jumat minggu terakhir di bulan November.

Berbeda dengan Harbolnas yang diskonnya hanya berlaku untuk pembelanjaan online, Black Friday menawarkan kedua pembelanjaan online maupun offline. Bahkan, lebih menariknya lagi, beberapa negara bagian meliburkan karyawan pada hari raya tersebut.

Lantas, bagaimana sejarah Black Friday, mengapa disebut demikian, dan ditentukan pada tanggal tersebut? Meski banyak yang mengatakan Black Friday awalnya digunakan sebagai boikot atas diskon besar untuk membeli budak kulit hitam setelah hari ucapan syukur, hal ini dibantah keras oleh sejumlah pihak karena tidak memiliki dasar yang kuat.

Dilansir dari history.com, Black Friday justru secara khusus digunakan pada tahun 1950-an oleh para polisi di kota Philadelphia sebagai istilah untuk menggambarkan kekacauan yang terjadi sehari setelah Thanksgiving. Hal ini terjadi lantaran gerombolan pembeli dan wisatawan membanjiri kota untuk berbelanja. Selain itu, mereka juga berbondong-bondong datang dan menyaksikan pertandingan bola yang selalu dilaksanakan pada Sabtu setiap tahunnya.

Di tahun 1980-an, kekacauan ini justru membawa berkah bagi para pemilik toko dan usahawan di kota. Mereka mulai menyadari bahwa sehari setelah perayaan ucapan syukur, kesempatan mereka untuk menghasilkan keuntungan besar pun tercipta. Citra Black Friday yang awalnya negatif pun mulai terkikis.

Sejak saat itu, toko-toko mulai dibuka lebih awal, khususnya pada Jumat untuk Black Friday. Menurut survei praliburan 2019 oleh National Retail Federation, diperkirakan 135,8 juta orang Amerika berencana untuk berbelanja sehari setelah Thanksgiving (58,7 persen dari mereka yang disurvei), meskipun lebih banyak lagi (183,8 juta, atau 79,6 persen) mengatakan bahwa mereka lebih memanfaatkan penawaran online yang juga ditawarkan.






5 E-Commerce yang Paling Sering Digunakan Saat Harbolnas, Apa Saja?

29 Januari 2022

5 E-Commerce yang Paling Sering Digunakan Saat Harbolnas, Apa Saja?

Ipsos Indonesia mengungkapkan ada 5 e-commerce yang dominan digunakan konsumen selama Harbolnas.


Terpopuler Bisnis: Daftar Promo Harbolnas 12.12 hingga Fakta Merah Putih Fund

13 Desember 2021

Terpopuler Bisnis: Daftar Promo Harbolnas 12.12 hingga Fakta Merah Putih Fund

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Minggu kemarin, 12 Desember 2021, dimulai dari daftar promo restoran untuk Harbolnas 12.12


Terkini Bisnis: Gimmick Diskon Palsu Harbolnas, Elon Musk Jual Lagi Saham Tesla

12 Desember 2021

Terkini Bisnis: Gimmick Diskon Palsu Harbolnas, Elon Musk Jual Lagi Saham Tesla

Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Minggu dimulai dari BPKN mengingatkan masyarakat tidak tertipu gimmick diskon palsu Harbolnas


Ratusan Pengaduan E-Commerce, BPKN Ingatkan Gimmick Diskon Palsu Harbolnas

12 Desember 2021

Ratusan Pengaduan E-Commerce, BPKN Ingatkan Gimmick Diskon Palsu Harbolnas

BPKN mengingatkan masyarakat tidak tertipu gimmick diskon palsu di platform e-commerce dalam ajang Hari Belanja Online atau Harbolnas.


Natal dan Tahun Baru, Bank Mandiri Siapkan Rp 20 T dan Jaringan EDC untuk Mitra

12 Desember 2021

Natal dan Tahun Baru, Bank Mandiri Siapkan Rp 20 T dan Jaringan EDC untuk Mitra

Bank Mandiri menyiapkan kebutuhan uang tunai Rp 20 triliun selama Desember 2021, terutama untuk mengantisipasi Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022.


Harbolnas 12.12, Belanja Pakai Ovo Bisa Dapat Emas 12 Gram

9 Desember 2021

Harbolnas 12.12, Belanja Pakai Ovo Bisa Dapat Emas 12 Gram

Menutup Harbolnas tahun ini, Ovo mengadakan program Shoptakuler Hebohmas 12.12 dengan hadiah emas 12 gram untuk 12 pemenang selama 12 hari.


Tanggapi Soal Tagar Boikot, JNE: Tidak Ada Kaitannya dengan Harbolnas

8 Desember 2021

Tanggapi Soal Tagar Boikot, JNE: Tidak Ada Kaitannya dengan Harbolnas

JNE memastikan tagar Boikot JNE di Twitter yang menjadi trending topic tidak ada kaitannya dengan Harbolnas.


Komplotan Pencuri di AS Beraksi Memanfaatkan Momentum Black Friday

28 November 2021

Komplotan Pencuri di AS Beraksi Memanfaatkan Momentum Black Friday

Komplotan pencuri di Amerika Serikat memanfaatkan musim belanja Black Friday dengan modus flash mob ketika warga AS berburu barang murah.


Saham Ritel AS Turun Selama Black Friday Setelah Kemunculan Varian Botswana

27 November 2021

Saham Ritel AS Turun Selama Black Friday Setelah Kemunculan Varian Botswana

Saham pengelola ritel AS turun pada Jumat karena kekhawatiran varian virus corona baru, varian Botswana, yang mungkin resisten terhadap vaksin.


Ragam Aktivitas di Hari Tanpa Belanja, Ada yang Jadi Zombie di Sekitar Toko

26 November 2021

Ragam Aktivitas di Hari Tanpa Belanja, Ada yang Jadi Zombie di Sekitar Toko

Hari Tanpa Belanja menjadi cara untuk mengubah gaya hidup agar tidak melakukan konsumsi berlebihan.