Doodle Art, Karya Seni yang Murah dan Mudah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrator Martcellia Liunic sedang membuat doodle pada sepatu koleksi Charles & Keith di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat 21 September 2018. TEMPO | Rini K

    Ilustrator Martcellia Liunic sedang membuat doodle pada sepatu koleksi Charles & Keith di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat 21 September 2018. TEMPO | Rini K

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan karya seni doodle art. Ini adalah teknik menggambar yang dikerjakan dengan cara memadatkan objek hingga satu halaman penuh.

    Jika ingin menjadi seorang pelaku doodle art, seniman Asrika Vitawati mengatakan karya seni ini tidak membutuhkan kemampuan dan teknik khusus. Ia juga menjelaskan jika doodle art paling mudah dilakukan oleh siapa pun dibandingkan karya seni lain.

    “Karena secara tidak sadar, kadang saat sedang bosan, Anda mulai mencoret bagian belakang buku. Itu sudah termasuk doodle,” katanya saat dalam acara "Media Briefing Tombow Grand Workshop" di Jakarta pada Sabtu, 30 November 2019.

    Menurut Asrika, doodle art juga tidak membutuhkan jalan cerita seperti jenis kesenian lain. Itu berarti seseorang bisa menggambar secara abstrak alias tanpa makna.

    “Kalau mau ada temanya juga bisa. Tapi saya menunjukan kalau doodle art itu fleksibel karena tidak perlu tersusun idenya,” jelasnya.

    Alat yang digunakan untuk melakukan doodle art juga terbilang mudah, hanya secarik kertas dan pensil atau bolpoin saja.

    “Kalau kita membuat water coloring, itu kan harus ada modal beli kuas, beli kanvas. Tapi kalau doodle art murah dan alatnya bisa ditemukan di mana saja,” ungkapnya.

    Jadi, jika Anda suka menggambar dan tidak memiliki banyak modal, doodle art bisa dicoba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.