Suka Makan Pisang Kepok? Simak 5 Manfaat Baiknya untuk Tubuh

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mengolah pisang.  Unsplash/Eiliv Sonas Aceron

    Ilustrasi mengolah pisang. Unsplash/Eiliv Sonas Aceron

    TEMPO.CO, Jakarta - Pisang menjadi salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya yang lezat dan mengenyangkan. Bukan hanya ada satu jenis, terdapat beragam jenis pisang di Indonesia, mulai dari pisang raja, pisang ambon, pisang kepok, dan lain-lain.

    Pisang kepok merupakan salah satu jenis pisang yang mudah ditemui di Indonesia. Tak kalah dengan pisang lainnya, pisang ini memiliki berbagai nutrisi dan manfaat untuk kesehatan. Apakah Anda menyukai pisang kepok? Bila iya, apakah Anda tahu apa saja manfaat pisang kepok?

    Pada awalnya, pisang kepok dibudidayakan di Filipina. Pisang jenis ini kemudian semakin berkembang ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Pisang kepok memiliki kulit berwarna kuning atau hijau, dengan daging yang tebal berwarna putih dan lebih pendek dari kebanyakan pisang. Panjangnya kira-kira 7-12 cm, namun terlihat lebih padat.

    Pisang kepok kaya akan nutrisi dan vitamin, termasuk vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan zat besi. Pisang ini juga mengandung 120 kalori per buah, yang terdiri dari karbohidrat bertepung dan tak mengandung lemak. Adapun manfaat pisang kepok untuk kesehatan, di antaranya:

    1. Meningkatkan kekebalan tubuh
    Kadar vitamin C yang tinggi dalam pisang kepok memenuhi hampir 40% kebutuhan harian. Kandungan vitamin C yang tinggi ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi tubuh dari infeksi, dan meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh.

    2. Melancarkan pencernaan
    Kandungan serat makanan yang solid dalam pisang kepok sangat baik untuk pencernaan. Serat tersebut mampu mendorong gerakan usus sehingga membantu mengatasi gejala sembelit, mengurangi iritasi lambung, dan masalah pencernaan lain.

    3. Melancarkan sirkulasi
    Tingkat zat besi yang tinggi dalam pisang kepok dapat membantu memperlancar sirkulasi darah. Zat besi adalah komponen penting dari hemoglobin yang berfungsi mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

    4. Meningkatkan metabolisme
    Sejumlah vitamin B berbeda yang terdapat dalam pisang kepok mampu membantu meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh sehingga energi menjadi lebih banyak. Pisang ini juga dipercaya mampu membantu fungsi sistem saraf.

    5. Menurunkan risiko stroke
    Pisang kepok kaya akan kalium yang dapat mengurangi ketegangan dan penyempitan dalam pembuluh darah sehingga aliran darah mengalir lebih lancar. Hal ini dapat menurunkan risiko stroke, serangan jantung, dan aterosklerosis.

    Jika saat mengonsumsi pisang kepok timbul gejala tak biasa, seperti ruam, gatal, batuk, pusing, mual atau muntah, segera periksakan diri Anda pada dokter. Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat untuk Anda.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.