Kiat agar Karir Melesat

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi beberapa pekerja sedang rapat serius. shutterstock.com

    Ilustrasi beberapa pekerja sedang rapat serius. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang mungkin masih bersikap idealis dengan memilih pekerjaan yang hanya sesuai dengan minat mereka ketika mengawali karir. Namun, terkadang jalannya tidak semulus yang diperkirakan.

    Ketika tidak kunjung mendapat tawaran dari pekerjaan yang dipilih, akhirnya mereka mulai menerima pekerjaan apa saja yang bisa didapat. Ada juga yang berhasil mendapat pekerjaan yang sesuai minat namun ternyata menjalaninya juga tidak seindah yang dibayangkan.

    Di tahap apapun itu, bukan tidak mungkin untuk terus meningkatkan karir walau awalnya tidak selancar harapan. JobStreet.com berbagi tujuh tips untuk meningkatkan karir yang dapat membantu para pencari kerja dalam perjalanan karir.

    1. Memiliki rencana
    Jika gagal untuk merencanakan, artinya Anda berencana untuk gagal. Pembicara motivasi dan pelatih kehidupan Anthony Robbins mengatakan, "Jika tidak memiliki rencana sendiri, orang lain akan membuat Anda masuk ke dalam rencana mereka."

    Dalam bukunya, The 7 Habits of Highly Effective People, Stephen Covey mengatakan, "Jika tidak menetapkan tujuan berdasarkan pernyataan misi, Anda mungkin akan mendaki tangga kesuksesan hanya untuk menyadari ketika sampai di puncak, Anda berada di bangunan yang salah".

    2. Ketahui dan pelajari budaya perusahaan
    Budaya perusahaan adalah tradisi, adat dan cara kerja dalam perusahaan. Budaya perusahaan bervariasi antara satu perusahaan dengan perusahaan yang lain, layaknya bahasa dan tradisi. Budaya ini mencakup segala sesuatu dari pakaian dan bagaimana komunikasi di dalam perusahaan tersebut.

    3. Follow up dan follow through
    Kembangkan reputasi sebagai seseorang yang dapat diandalkan, menjadi orang yang efisien sehingga rekan dan atasan dapat mengandalkan. Jangan hanya menyelesaikan pekerjaan tapi juga dilakukan tepat waktu, sesuai anggaran, dan dengan tepat.

    Tidak ada yang dapat merusak reputasi lebih cepat daripada memiliki rekan yang merasa bahwa Anda tidak dapat diandalkan. Selalu tindaklanjuti segala sesuatu, baik itu tugas yang diberikan atau hal yang Anda lakukan secara sukarela.

    4. Kuasai berbicara di depan umum
    Dengan menguasai public speaking, Anda akan terdengar cerdas ketika berbicara, mulai dari basa-basi di sebuah acara jejaring, hingga membuat presentasi bisnis, komunikasi yang efektif adalah keterampilan penting untuk berhasil dalam lingkungan perusahaan.

    Jika Anda merasa tidak nyaman berbicara di depan umum, cobalah untuk mengambil kelas public speaking untuk meningkatkan rasa percaya diri. Kemampuan untuk mempresentasikan ide secara efektif akan memberikan nilai tambah yang luar biasa.

    5. Jadilah pemain tim
    Dalam bisnis apapun dibutuhkan sebuah kerja sama tim. Untuk mencapai dan melampaui tujuan perusahaan, Anda membutuhkan semua orang yang bekerja bersama sebagai sebuah tim.

    Layaknya ikatan rantai yang sambung-menyambung, atau dalam olahraga Anda bisa melihat bahwa setiap tim (bisbol, basket, sepakbola) seorang pemain bintang pun membutuhkan rekan-rekannya untuk bermain dengan baik. Menjadi bagian dari sebuah tim bukan berarti Anda tidak bisa bersinar, itu hanya berarti Anda harus siap untuk menyesuaikan diri dengan model tim.

    6. Menjadi orang yang penuh wawasan
    Anda berada di pekerjaan sekarang karena ahli di bidang tersebut. Pelajari peran dan tanggung jawab dari bagian lain dan bagaimana mereka masuk ke dalam struktur perusahaan. Jika berada di divisi komunikasi, misalnya, belajarlah tentang keuangan perusahaan. Apa rasio pendapatannya? Jika itu sebuah perusahaan publik, apa nilai sahamnya? Jika tidak tahu, cari tahu dengan cepat. Jika berada di bagian HR, belajarlah tentang departemen pemasaran. Apa produk baru yang dikeluarkan atau perbaikan apa yang direncanakan untuk produk yang sudah ada? Dengan memiliki keterampilan dan keahlian melampaui pekerjaan saat ini, Anda tidak hanya menjadi karyawan yang berharga, tapi layak untuk dipromosikan.

    7. Kondisi keuangan perusahaan
    Semua perusahaan membangun bisnisnya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Jika kondisi perusahaan tidak baik, begitu juga Anda. Kesuksesan perusahaan akan berdampak kepada Anda dalam bentuk kenaikan gaji, bonus, dan promosi. Segala sesuatu yang dilakukan untuk pekerjaan harus dianggap sebagai kontribusi terhadap perusahaan atau ekuitas. Jangan malu-malu untuk berbagi ide-ide dan mengembangkan reputasi sebagai seseorang yang selalu memikirkan cara dan memberikan ide untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.