Ingin Hidup Sehat, Ayo Rutin Jalan Kaki

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk

    Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter dan presenter Sonia Wibisono mengatakan olahraga sangat penting saat ini mengingat masyarakat sekarang lebih memilih menghabiskan waktunya untuk bermain gawai dibandingkan melakukan aktivitas fisik. Ia menyebutkan dibanding lari, jalan kaki dengan cepat bisa jadi olahraga yang menyehatkan bagi kaum urban.

    “Olahraga itu penting banget karena orang sekarang kan banyak main komputer. Anak-anak juga kebanyakan main gadget. Jadi memang kebanyakan main gadget, harus banyak olahraga karena kalau olahraga aliran darah kita menjadi lancar ke jantung, ke sel-sel. Tiap hari 30 menit sekali harus itu berolahraga,” terangnya.

    Jika tidak sempat berolahraga di pusat kebugaran atau lapangan, olahraga pun bisa dilakukan di rumah atau sekitarnya.

    “Di rumah saja sebenarnya atau keliling rumah. Jalan cepat itu bagus banget dibandingkan lari, karena sekarang banyak yang lari, tapi hati-hati bisa kena lutut. Jadi, penting olahraga yang benar sesuai dengan kemampuan masing-masing tubuh," katanya.

    Lebih lanjut, Sonia mengatakan selain baik untuk tubuh, jalan cepat juga sangat murah karena tidak membutuhkan alat atau lokasi yang memadai. Jalan cepat pun bisa dibiasakan mulai dengan durasi 15 menit per hari.

    “Jalan cepat setiap hari mulai dari 15 menit dulu. Jalan cepat paling bagus dan paling murah, enggak bikin sakit punggung. Kalau golf kan mahal dan bikin sakit punggung atau lari maraton juga bisa cedera di lutut sama tumit. Kalau lari kebas lutut, tubuh kita membebani lutut. Nanti lama-lama lututnya radang sendi, radang tumit. Itu banyak kejadian karena lari maraton," jelasnya.

    “Kalau jalan cepat enggak (berisiko cedera). Yang penting sepatunya dan jangan jalan di jalan berbatu,” tambahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.