Stop Kebiasaan Buruk Makan Berlebihan dengan Tips Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan bersama. shutterstock.com

    Ilustrasi makan bersama. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita pasti sudah paham, makan berlebihan tak baik buat tubuh dan kesehatan. Makan berlebihan bisa menjadi kebiasaan buruk atau pertanda adanya gangguan pada tubuh, antara lain menyebabkan kenaikan berat badan secara tiba-tiba dan pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes atau jantung.

    Selain stres, ada berbagai faktor lain yang dapat menyebabkan makan berlebihan, seperti gen, pengaruh keluarga, dan bahkan diet ekstrem. Untungnya, ada cara yang telah terbukti efektif untuk membantu mengelola kebiasaan buruk ini dan sebenarnya membutuhkan perubahan gaya hidup sederhana. Berikut tipsnya, dilansir Medical Daily.

    Simpan makanan favorit
    Ketika orang mencoba mengganti makanan yang mereka makan untuk menurunkan berat badan atau gangguan makan, mereka biasanya mulai menghindari makanan favorit. Tetapi, para ahli kesehatan menyarankan menyediakan ruang untuk makanan favorit ini sesekali. Menurut Healthline, diet yang sangat ketat dapat meningkatkan risiko orang menggunakan obat terlarang. Makan es krim, sepotong pizza, atau sepotong cokelat bisa menyehatkan jika dikelola dengan benar.

    Kelola makanan pemicu
    Amati makanan mana yang memicu makan berlebihan. Jauhkan makanan tidak sehat yang dapat mendorong Anda untuk makan lebih banyak, seperti es krim, kue, permen dan kue. Membuat lebih sulit untuk mengakses makanan pemicu dapat membantu mengurangi godaan.

    Hindari gangguan
    Makan sambil menjelajah laman, mengirim pesan teks ke teman, atau menonton acara televisi favorit bisa menyebabkan makan berlebihan. Gangguan ini dapat menyebabkan orang makan lebih banyak kalori.

    Hindari makanan yang dibungkus
    Makanan apa pun yang terbungkus karton atau kotak dapat menyebabkan konsumsi lebih dari yang seharusnya. Untuk menghindari makan berlebih, taruhlah satu ukuran porsi di atas piring atau dalam mangkuk berdasarkan kalori yang dibutuhkan.

    Tambahkan lebih banyak serat, protein
    Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan gandum adalah sumber serat yang baik. Makanan ini dapat membantu Anda merasa lebih kenyang setelah makan sehingga mengurangi risiko makan berlebihan. Protein juga dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebih, seperti makanan kaya serat, protein, membuat tubuh terasa kenyang sepanjang hari, sehingga mengurangi rasa lapar dan ngemil.

    Makanlah perlahan
    Mereka yang makan dengan cepat cenderung mengonsumsi lebih banyak makanan dan berisiko mengalami kenaikan berat badan. Para ahli kesehatan merekomendasikan untuk meluangkan waktu untuk mengunyah makanan secara menyeluruh. Makan lebih lambat berhubungan dengan meningkatnya rasa kenyang dan berkurangnya rasa lapar di siang hari.

    Kelola stres
    Stres berkaitan dengan makan berlebihan. Orang-orang makan terlalu banyak makanan selama masa-masa stres sebagai pengalih perhatian. Stres kronis meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh, yang berperan dalam nafsu makan. Studi menunjukkan peningkatan hormon ini didapat karena makan berlebihan, meningkatkan rasa lapar dan penambahan berat badan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.