Hati-hati, 10 Kesalahan Ini Bisa Menggagalkan Wawancara Kerja

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria dan wawancara kerja. Shutterstock

    Ilustrasi pria dan wawancara kerja. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Mendapat panggilan wawancara kerja akan membuat Anda merasa sangat bahagia. Namun, belajar untuk dapat berhasil pada sesi wawancara kerja membutuhkan waktu yang tidak sebentar serta latihan yang tidak sedikit.

    Sangat mudah untuk terjebak dengan pertanyaan yang dilontarkan bagian sumber daya manusia (SDM) sehingga Anda terlihat bingung untuk menjawab. Ketika tidak dapat menebak pertanyaan apa yang akan dilontarkan, berikut tips dari JobStreet.com untuk menghindari hal-hal yang bisa menggagalkan wawancara kerja.

    Berpakaian tidak sopan
    Saat ini masih saja ada orang yang memakai celana jins atau celana pendek pada saat wawancara kerja. Walaupun melamar ke perusahaan yang industrinya terlihat santai, Anda seharusnya masih menggunakan pakaian yang formal. Berpakaian terlalu santai akan membuat Anda terlihat tidak serius untuk melamar lowongan yang tersedia.

    Bersikap seenaknya
    Percaya atau tidak, beberapa orang masih menerima telepon pada saat wawancara kerja. Perlu diketahui hal ini tidak akan membuat Anda terlihat baik.

    Menceritakan keburukan atasan atau perusahaan sebelumnya
    Ada pepatah ”dunia selebar daun kelor”. Banyak orang yang bekerja di berbagai industri dan mengenal banyak orang. Anda tidak akan pernah tahu jika mantan atasan mengenal seseorang di tempat Anda melamar. Jika Anda lakukan hal ini maka akan muncul kekhawatiran dari SDM bahwa Anda akan membicarakan keburukan mereka di masa yang akan datang dan ternyata Anda bukan pemain tim yang baik.

    Menunjukkan bahasa tubuh yang mengganggu
    Lakukan latihan bahasa tubuh yang baik dengan teman sebelum melakukan wawancara kerja. Duduk bersandar dapat membuat Anda terlihat malas sementara duduk terlalu maju membuat terlihat agresif. Cobalah untuk duduk dengan tegak, jangan silangkan lengan, dan berhati-hatilah dengan rasa gugup, jangan menggigit kuku atau memutar-mutar rambut. Perhatikan setiap kata yang disampaikan SDM sehingga mereka tahu Anda tertarik dan mendengarkan, tidak ada yang lebih buruk dari mendapatkan penolakan karena Anda terlihat tidak tertarik dengan lowongan yang dibuka.

    Mengeluh
    Walaupun harus menghadapi kemacetan ataupun cuaca buruk yang melanda, coba hindari menyampaikan keluhan kepada SDM. Beberapa SDM mungkin tidak menganggap hal tersebut terlalu serius, akan tetapi akan menganggap hal tersebut sebagai kesan pertama mengenai diri Anda. Jangan sampai mereka menilai secara salah.

    Datang telat
    Manajer SDM dan stafnya memiliki kesibukan tinggi, jika membuang waktu mereka karena telat datang maka Anda tidak akan meninggalkan kesan yang baik. Banyak SDM akan menolak hanya dikarenakan masalah keterlambatan.

    Tidak mengerjakan "pekerjaan rumah"
    Hal ini merupakan satu dari beberapa keluhan yang disampaikan SDM. Banyak kandidat yang tidak mengetahui informasi mengenai perusahaan yang mengundang wawancara, membuat SDM bertanya-tanya mengenai keseriusan dari kandidat tersebut. Sebuah penelitian kecil akan sangat membantu, setidaknya pelajari situs, anggota dewan, dan laporan tahunan perusahaan sebelum wawancara.

    Membicarakan kehidupan pribadi secara berlebihan
    Sudah seharusnya Anda menunjukkan pribadi dan memberikan informasi detail mengenai setiap pertanyaan yang dilontarkan, akan tetapi tidak ada yang lebih buruk dari pandangan SDM mengenai kandidat yang membicarakan hal yang tidak perlu terlalu banyak sehingga menghalangi proses wawancara. Coba untuk tidak menunjukkan informasi pribadi terlalu banyak kecuali memang diminta.

    Tidak menanyakan cukup pertanyaan
    Jika tidak bertanya pada saat wawancara, SDM tidak akan menganggap Anda serius melamar ke posisi yang ditawarkan. Bertanya menunjukkan Anda telah melakukan riset mengenai perusahaan dan terkait dengan posisi yang dilamar.

    Mengatakan hal yang tidak pantas
    Ada banyak cara yang membuat perkataan terlihat tidak pantas di hadapan SDM tanpa disadari. Untuk menghindari hal ini selalu perhatikan reaksi SDM. Jika mereka terlihat kaget dengan perkataan Anda, sebaiknya segera berhenti dan meminta maaf serta mencoba untuk memperbaiki kesalahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!