Kanker Tiroid Tak Selalu Miliki Ciri Benjolan di Leher

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 24_kosmo_kankertiroid

    24_kosmo_kankertiroid

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika menemukan benjolan di leher, Anda mungkin berpikir bahwa itu adalah kanker tiroid. Gangguan yang disebabkan oleh kelainan bentuk atau fungsi kelenjar tiroid itu selalu dikaitkan dengan benjolan sebesar kelereng.

    Namun ternyata, kanker tiroid tak selalu menimbulkan gejala berupa benjolan. “Pasien terkadang suka salah kalau tiroid pasti benjol di leher. Ada juga kasus-kasus yang saya tangani positif kanker tiroid tapi tidak ada benjolan,” kata ahli endokrin di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Tri Juli Edi Tarigan saat ditemui Tempo.co pada Senin, 9 Desember 2019.

    Tak heran, Tri Juli pun menyebutkan gejala lain yang patut diperhatikan sebagai tanda tiroid itu. Menurutnya, gejala khas selain benjolan yang membutuhkan pengecekan ke dokter bisa berupa kenaikan dan penurunan berat badan dengan cepat. “Ini diceknya bukan saat Anda makan banyak dan sedikit. Tapi dengan porsi makan yang biasa tapi berat badan bisa naik dan turun drastis harus diwaspadai,” katanya.

    Selain itu, jantung yang berdebar kencang juga harus menjadi atensi. Tri Juli menjelaskan bahwa banyak orang yang merasakan jantung berdebar namun saat dicek ke dokter jantung tidak mengalami masalah. “Ini karena hormon tiroidnya sedang bekerja sehingga jantung rasanya deg-degan. Baiknya langsung datang ke ahli endokrin saja,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!