Cegah Pilek dengan Cuci Tangan Teratur

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria flu. shutterstock.com

    Ilustrasi pria flu. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Serangan virus ditambah hujan yang turun dalam beberapa waktu terakhir dan pertahanan tubuh yang rendah bisa saja membuat Anda terkena berbagai penyakit, salah satunya pilek.

    Beberapa virus penyebab pilek dapat hidup di permukaan benda selama berjam-jam dan mencuci tangan secara teratur adalah salah satu strategi terbaik agar virus ini tidak masuk ke dalam tubuh Anda.

    Tak hanya pilek, Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), dokter Cissy B. Kartasasmita dalam sebuah acara menekankan kebiasaan mencuci tangan juga menjadi salah satu langkah pencegahan infuenza akibat virus influenza.

    Kalaupun Anda terlanjur terserang pilek dan influenza, seperti dilansir WebMD, mencuci tangan dan membersihkan permukaan berkuman itu akan mencegah penyebaran kuman ke orang lain.

    Sebuah program Operation Stop Cough: di pusat komando pelatihan rekrutmen militer di Illinois, Amerika" pernah merekrut orang dan meminta mereka mencuci tangan setidaknya lima kali sehari.

    Setelah dua tahun, laporan menunjukkan, kasus terkait penyakit pernapasan 45 persen lebih sedikit dibandingkan sebelum program dimulai.

    Dokter spesialis anak, dr. Kanya Fidzuno, Sp.A pernah mengatakan Anda tak perlu menggunakan sabun khusus. Namun ingatlah prinsipnya mencuci tangan menggunakan air yang mengalir dan sabun sebelum makan, setelah makan dan setelah dari toilet.

    Ingatlah untuk menggosok seluruh bagian kedua tangan selama 20 detik. Pastikan untuk menggosok pergelangan tangan, di antara jari-jari, dan di bawah kuku. Ketika Anda punya waktu, gunakan sikat kuku, karena kuman sering bersembunyi di bawah kuku.

    Kemudian, bilas tangan Anda sampai bersih dan keringkan dengan handuk, tisu bersih atau pengering udara. Jika Anda berada di toilet umum, matikan keran dengan tisu toilet dan cobalah mendorong pintu hingga terbuka dengan bahu Anda, atau gunakan tisu atau kertas toilet untuk memutar kenop pintu.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!