Tetap Sehat dan Bahagia kala Usia Bertambah, Ini Kiatnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan lansia. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan lansia. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak perlu mengkhawatirkan hidup dan kesehatan seiring bertambahnya usia. Seorang penulis lima buku terlaris di New York Times sekaligus perintis bidang kedokteran fungsional dan integratif, Dr. Frank Lipman, punya resep sederhana tetap sehat seiring bertambahnya usia.

    "Pada dasarnya, kurangi makan, lebih banyak tertawa, atasi stres, tidur cukup. Apa lagi yang penting?" kata Lipman dalam podcast (episode program berupa video atau audio yang tersedia di internet) baru-baru ini, seperti dilansir Medical Daily.

    Menurutnya, sedikit stres sebenarnya baik, yang salah satunya bisa dari kesulitan fisik, seperti saat berpuasa dan berolahraga intensitas tinggi. Intinya, tubuh sedikit ditekan agar dapat menangani stres yang lebih besar dengan lebih baik, tetapi jangan sampai membuat tubuh menderita.

    Hal lain bukan hanya tentang berolahraga lebih banyak, meskipun itu selalu merupakan ide yang bagus. Kuncinya, mendorong tubuh bergerak namun jangan sampai menyebabkan cedera.

    Terakhir, menurut Lipman, menilai pentingnya tidak menganggap hidup terlalu serius, sebaliknya bersenang-senanglah. Saat ini, semua orang terlalu sibuk dengan angka dan metrik sehingga mudah melupakan bagaimana menikmati hal-hal yang terjadi. Makan lebih sedikit dan lebih banyak tertawa. Hidup akan semakin bahagia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!