Kaleidoskop 2019: Tilik Penyakit Penyebab 10 Pesohor Ini Wafat

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mendiang Arswendo Atmowiloto saat menghadiri rilis pencapaian film Keluarga Cemara yang telah ditonton lebih satu juta penonton di Jakarta, 14 Januari 2019. Film Keluarga Cemara merupakan film adaptasi dari film serial televisi pada tahun 90-an karya Arswendo Atmowiloto.  TEMPO/Nurdiansah

    Mendiang Arswendo Atmowiloto saat menghadiri rilis pencapaian film Keluarga Cemara yang telah ditonton lebih satu juta penonton di Jakarta, 14 Januari 2019. Film Keluarga Cemara merupakan film adaptasi dari film serial televisi pada tahun 90-an karya Arswendo Atmowiloto. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2019, Indonesia kehilangan sejumlah tokoh publik tanah air. Tak hanya aktor dan seniman, ada pula beberapa pejabat dan pengusaha yang tutup usia setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Berikut rangkuman 10 tokoh Indonesia yang meninggal dalam Kaleidoskop 2019.

    Semasa hidupnya, Torro mengabdikan dirinya pada dunia perfilman. Ia dikenal dengan peran antagonisnya di berbagai film dan sinetron. Instagram/torromargens86

    Torro Margens
    Mengawali tahun 2019, aktor yang dikenal dengan peran antagonisnya Torro Margens harus menghembuskan nafas terakhir. Tepatnya pada Jumat, 4 Januari 2019, ia meninggal di usia 69 tahun akibat penyakit infeksi lambung.

    Taipan properti Dr. Ir Ciputra meninggal pada Rabu dini hari, 27 November 2019. Pengusaha properti tersebut wafat pada usia 88 tahun. TEMPO/Nurdiansah

    Ciputra
    Chairman dan Founder Ciputra Group, Ciputra meninggal dunia di Singapura pada tanggal 27 November 2019 pukul 01.05 waktu setempat. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 88 tahun. Menurut anak sulungnya, sang ayah bukan meninggal karena sakit pada usia tua.

    Aktor dan penyanyi yang identik dengan rambut gondrong dan barbel, Agung Hercules wafat pada Kamis, 1 Agustus 2019. Ia tutup usia setelah menderita kanker otak stadium 4. instagram.com/agunghercules88

    Agung Hercules
    Penyanyi dan komedian Agung Hercules meninggal pada 1 Agustus 2019. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dharmais Jakarta setelah sempat menderita penyakit kanker otak jenis glioblastoma.

    Ustaz Arifin Ilham meninggal pada usia 49 tahun pada Rabu, 22 Mei 2019 di Penang, Malaysia. Arifin meninggal karena penyakit kanker getah bening stadium 4. Instagram/@kh_m_arifin_ilham

    Arifin Ilham
    Ustad kenamaan, Arifin Ilham pun meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di Penang, Malaysia. Ia diketahui mengidap kanker nasofaring dan menghembuskan nafas terakhirnya di usia 49 tahun pada pukul 23.20 waktu Malaysia pada 22 Mei 2019.

    Istri Presiden RI ke-6 Ani Yudhoyono tutup usia karena kanker darah saat menjalani perawatan di Singapura. Ia wafat pada 1 Juni 2019 karena kanker darah. ANTARA

    Ani Yudhoyono
    Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono meninggal dunia di National University Hospital atau NUH, Singapura, pada Sabtu, 1 Juni 2019, pukul 11.50 waktu setempat, di usia 67 tahun. Istri mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sempat berjuang melawan kanker darah sejak pertengahan Februari 2019.


    Robby Tumewu tutup usia pada 14 Januari 2019. Aktor multitalenta itu meninggal karena infeksi paru-paru yang ia derita cukup lama. Sebelum akhirnya menghadap Sang Pencipta, Robby sempat mengalami pecah pembuluh darah sebanyak tiga kali. dok.TEMPO

    Robby Tumewu
    Desainer sekaligus aktor Robby Tumewu dikabarkan meninggal pada Senin, 14 Januari 2019 pukul 00.15 WIB. Debby Sahertian, sahabatnya, dalam wawancara dengan awak media pada akhir tahun lalu menyebut bahwa Robby meninggal setelah menderita stroke sejak Oktober 2010 silam.

    Cecep Reza diketahui telah mengidap penyakit jantung dan sempat menjalani operasi pemasangan ring. Instagram/@Cecepreza_

    Cecep Reza
    Aktor Cecep Reza juga tutup usia. Pria yang lebih dikenal sebagai pemeran Bombom dalam sinetron "Bidadari" itu menghembuskan nafas terakhir pada Selasa sore, 19 November 2019. Penyebabnya ialah serangan jantung mendadak yang dialami.

    Sebelum berita Arswendo Atmowiloto wafat, ia dikabarkan menderita kanker prostat. Ia juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Jakarta. TEMPO/Nurdiansah

    Arswendo Atmowiloto
    Sastrawan dan wartawan senior, Arswendo Atmowiloto wafat pada Jumat 19 Juli 2019 petang di kediamannya di Kompleks Kompas, Petukangan, Jakarta. Ia meninggal setelah mengidap kanker prostat.

    Djaduk Ferianto. Foto/Shinta Maharani

    Djaduk Ferianto
    Musisi Djaduk Ferianto meninggal pada Rabu, 13 November 2019 pukul 02.30. Menurut keterangan sang istri, Djaduk tidak sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Ia pun menghembuskan nafas terakhirnya setelah mengalami serangan jantung.

    Mus Mulyadi mengawali karirnya di dunia musik dengan menjadi pelatih band Irama Puspita yang kemudian berubah nama menjadi Dara Puspita. Kemudian, pada 1964, ia mendirikan sebuah grup band bernama Arista Birawa. Dok TEMPO/ Robin Ong

    Mus Mulyadi
    Musisi keroncong legendaris, Mus Mulyadi dikabarkan tutup usia pada Kamis pagi, 11 April 2019. Sebelum meninggal, Mus Mulyadi menderita diabetes menahun. Bahkan, diabetes yang dideritanya telah membuat penglihatannya hilang sejak beberapa tahun lalu.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.