Buku-Buku Favorit Obama Selama 2019, Anda Sudah Baca yang Mana?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019. Presiden Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019.[Lim Huey Teng / Reuters]

    Mantan Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019. Presiden Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019.[Lim Huey Teng / Reuters]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama membagi daftar buku favoritnya sepanjang tahun 2019 melalui akun Instagram resminya, Minggu 29 Desember 2019. Buku-buku yang ia suka mulai dari fiksi hingga sejarah Amerika. "Ini telah menjadi tradisi kecil yang menyenangkan bagiku, dan aku harap kamu juga menyukainya," tulis Obama di Instagram.

    Ia melanjutkan, "Karena walaupun masing-masing dari kita memiliki banyak hal yang membuat kita sibuk — pekerjaan dan kehidupan keluarga, aksi sosial dan sukarela — outlet seperti sastra dan seni dapat meningkatkan pengalaman kita sehari-hari."

    Dalam daftar yang ia bagikan, terdapat 19 buku termasuk "Trick Mirror" karya Jia Tolentino, "How to Do Nothing: Resisting the Attention Economy" karya Jenny Odell, dan "The Heartbeat of Wounded Knee: Native America from 1890 to the Present" oleh David Treuer.

    Obama juga menyertakan buku-buku yang ia rekomendasikan awal tahun ini, termasuk "Finding My Voice," karya Valerie Jarrett, dan "The Moment of Lift" dari Melinda Gates.

    Suami dari Michelle Obama itu juga berencana untuk membagikan daftar tahunan film dan musik favoritnya dalam beberapa hari ke depan. Apakah Anda sudah membaca buku-buku favorit Obama itu?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.