Main Game Menantang, dan 4 Kegiatan Pagi Ini Bagus Buat Otak

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bermain game online (pixabay.com)

    Ilustrasi anak bermain game online (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Melakukan sejumlah kegiatan di pagi hari ada manfaatnya untuk otak Anda, salah satunya meningkatkan kemampuannya.

    Selain itu aktif di pagi hari juga menurunkan tingkat stres dan membuat Anda fokus dan siap untuk hari Anda di tempat kerja. Apa saja contoh kegiatan yang bisa Anda lakukan?

    1. Membaca
    Membaca diyakini membantu berpikir. Anda bisa membaca melalui media apa saja, mulai dari buku hingga artikel daring. Para ahli mengatakan kegiatan ini memberikan awal yang menenangkan untuk hari Anda dan membuka pikiran Anda.

    2. Meditasi
    Meditasi dapat membantu konsentrasi dan perhatian, menghilangkan kecemasan dan membantu mengatasi depresi. Aktivitas ini juga bisa membantu meningkatkan kesehatan otak.

    3. Mendengarkan musik
    Biarkan ada musik mengalun di sekitar Anda. Usahakan yang lambat, karena berdampak bagus untuk tingkat produktivitas otak. Para ahli mengatakan mendengarkan musik khususnya klasik, dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk berpikir jangka panjang.

    4. Game yang menantang
    Tantang otak Anda ke dalam permainan berbasis logika di pagi hari. Kegiatan ini dipercaya meningkatkan kesehatan otak dan meningkatkan koneksi saraf. Jadi, cobalah mengisi teka-teki silang, Sudoku dan lainnya.

    5. Latihan fisik
    Aktif secara fisik juga sangat mendukung kesehatan otak. Penelitian menunjukkan, latihan fisik mengubah kimia otak dan memiliki efek yang sama dengan antidepresan. Kegiatan ini juga membantu memompa darah dan oksigen ke otak.

    INDIAN EXPRESS | ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?