Banyak Kasus Tabrakan, Ini Tips Bersepeda Aman dari Ibnu Jamil

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bersepeda. Shutterstock

    Ilustrasi bersepeda. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Di akhir 2019, banyak kejadian tabrakan yang dialami oleh para pengayuh sepeda. Salah satunya kasus mobil Avanza yang menyeruduk seorang pengendara sepeda di kawasan Sudirman, Jakarta, pada 28 Desember 2019.

    Dengan maraknya olahraga sepeda dan kecelakaan yang terjadi, aktor dan presenter Ibnu Jamil pun menuturkan rasa khawatir. Sebagai seorang pecinta sepeda, ia lantas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam bersepeda. Misalnya, pilihlah jalur yang aman bagi sepeda.

    “Saya juga suka sepedahan. Pilihnya ya jalur yang memang dikhususkan untuk sepeda. Apalagi kalau di jalan raya, kan ramai sekali, jadi wajib ambil yang khusus jalur kita saja,” katanya saat ditemui usai acara Sun Life Resolution Run 2020 di Jakarta pada Selasa, 7 Januari 2020.

    Ibnu Jamil juga mengatakan sebaiknya setiap orang bersepeda saat jalanan tidak terlalu ramai dengan kendaraan. Contohnya di pagi hari.

    “Kalau pagi kan masih banyak yang belum beraktivitas, itu bagus. Udaranya juga masih segar, jadi pas untuk sepedahan,” ungkapnya.

    Terakhir, memakai peralatan bersepeda yang lengkap seperti helm dan bantalan juga disarankan Ibnu Jamil. Ia menjelaskan hal tersebut sangat penting untuk meminimalkan luka saat kejadian tak terduga dialami.

    “Percuma sepedanya ratusan juta kalau tidak pakai pengaman karena kita butuh perlindungan, jadi penting sekali untuk pakai alat keselamatan,” jelasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!