5 Tips Memotret Gerhana Bulan 2020 Agar Hasil Foto Maksimal

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gerhana bulan penumbra. Kredit: Dok. Langitselatan.

    Ilustrasi gerhana bulan penumbra. Kredit: Dok. Langitselatan.

    TEMPO.CO, JakartaGerhana bulan 2020 sangat ditunggu masyarakat. Gerhana bulan samar-samar alias penumbra akan hadir di sepanjang tahun 2020 sebanyak empat kali. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa yang terdekat akan muncul pada 11 Januari 2020.

    Melansir dari situs Forbes, gerhana bulan penumbra merupakan peristiwa melayangnya bulan ke penumbra bumi. Setelah memasuki bayangan pusat bumi, warna kemerahan akan terlihat akibat cahaya yang bergerak ke permukaan bulan disaring oleh atmosfer bumi. Perpaduan gradasi warna biru yang sangat indah juga akan menghiasi fenomena ini.

    Tentu bagi Anda yang gemar fotografi, menangkap gambar dari fenomena ini akan dilakukan. Namun berbagai persiapan tak boleh dilupakan. Situs Lifehackers dan Photopills pun membagikan tipsnya.

    1. Mengetahui waktu terbaik dari munculnya gerhana
    Bagi Anda yang ingin memotret, mengetahui kapan waktu terbaik untuk fotografi adalah hal yang wajib. Laman komunitas astronomi Langit Selatan Bandung menunjukkan bahwa kontak pertama gerhana bulan penumbra di Indonesia pada 11 Januari terjadi pukul 00:07:45 WIB dan berakhir pada pukul 04:12:19 WIB. Puncak gerhananya terjadi pukul 02:11:10 WIB. Jadi, persiapkan kamera Anda di waktu-waktu ini.

    2. Gunakan tripod untuk stabilitas maksimum
    Efek dari gerhana akan hilang jika ada goyangan kamera. Jadi untuk mendapatkan stabilitas yang maksimum, sangat disarankan agar Anda menggunakan tripod. Jika tidak memiliki tripod, alat penyangga lain juga diperbolehkan untuk digunakan.

    3. Pikirkan tentang komposisi gambar dan pilih lokasi yang baik
    Jika Anda tidak memiliki SLR, kemungkinan Anda tidak akan bisa melakukan close-up yang terperinci. Sehingga, Anda akan memiliki bidikan sudut lebar dengan gerhana sebagai fitur utama. Agar hasil tetap maksimal, pilih lokasi yang menambah minat tetapi tidak mengurangi gerhana. Contohnya menghindari mobil merah, rambu, atau pantulan cahaya dari bangunan.

    4. Matikan flash dan gunakan kendali jarak jauh
    Bulan memiliki jarak yang sangat jauh dari bumi, kira-kira 400 ribu kilometer. Sehingga menggunakan flash bukanlah suatu hal yang tepat karena tidak akan berpengaruh pada objek jauh. Menggunakan kendali jarak jauh juga disarankan untuk meningkatkan stabilitas gambar.

    5. Ambil banyak gambar
    Jangan terlalu yakin dengan satu atau dua gambar yang telah Anda ambil. Karena ini adalah fenomena yang jarang ditemui, sebaiknya ambil banyak gambar. Karena bidikan pertama mungkin tidak sesempurna yang kedua, begitupun selanjutnya. Dengan memotret banyak gambar, Anda pun akan lebih mudah memilih hasil terbaik.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | ANWAR SISWADI | LIFEHACKER | PHOTOPILLS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.