Amankah Mengajak Anak Nonton Gerhana Bulan 2020?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kombo gerhana bulan parsial terlihat di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu 17 Juli 2019. Fenomena gerhana bulan setengah tersebut hanya terlihat hingga pukul 04.00 WIB karena sebagian langit tertutup awan di kota itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    Foto kombo gerhana bulan parsial terlihat di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu 17 Juli 2019. Fenomena gerhana bulan setengah tersebut hanya terlihat hingga pukul 04.00 WIB karena sebagian langit tertutup awan di kota itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, JakartaGerhana bulan 2020 sangat ditunggu masyarakat. Gerhana bulan penumbra itu dijadwalkan muncul pada 11 Januari 2020. Secara lebih spesifik, laman komunitas astronomi Langit Selatan Bandung menunjukkan bahwa kontak pertama terjadi pukul 00:07:45 WIB dan berakhir pada pukul 04:12:19 WIB. Puncak gerhananya terjadi pukul 02:11:10 WIB.

    Melansir dari situs Forbes, gerhana bulan penumbra merupakan peristiwa melayangnya bulan ke penumbra bumi. Setelah memasuki bayangan pusat bumi, warna kemerahan akan terlihat akibat cahaya yang bergerak ke permukaan bulan disaring oleh atmosfer bumi. Perpaduan gradasi warna biru yang sangat indah juga akan menghiasi fenomena ini.

    Kejadian langka tentu membuat banyak orang tua mengajak anak-anaknya menonton gerhana bulan penumbra. Amankah menonton gerhana bulan 2020 untuk anak-anak? Ahli astronomi asal India, Rishabh Jain mengatakan bahwa ini sangat aman untuk dikerjakan oleh siapa saja.

    Melalui situs Indian Express, ia menjelaskan bahwa selama gerhana bulan, cahaya matahari tidak menerpa. Sebaliknya, bayangan bumi jatuh di atasnya sehingga sangat aman bagi manusia. “Gerhana bulan juga hanya terjadi selama bulan purnama. Tidak seperti gerhana matahari yang hanya berlangsung beberapa menit, gerhana bulan dapat terjadi selama beberapa jam saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” katanya.

    Untuk melihatnya, persiapan khusus pun tidak dibutuhkan. Sebab dari segi keamanan mata untuk melihat, Jain mengatakan bahwa gerhana bulan penumbra tidak membahayakan. Tak heran, orang dewasa hingga anak-anak bisa menontonnya tanpa pelindung mata. “Berbeda dengan gerhana matahari yang membutuhkan kacamata khusus untuk menontonnya, gerhana bulan bisa dilihat dengan mata telanjang. Anda bahkan dapat mengabadikannya lewat kamera ponsel,” katanya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | ANWAR SISWADI | INDIANEXPRESS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.