Naga, Kerbau dan Shio Ini Beruntung di Tahun Tikus Logam 2020

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Shio (tabloidbintang)

    Ilustrasi Shio (tabloidbintang)

    TEMPO.CO, Jakarta - Berdasarkan kalender Cina, 2020 merupakan tahun Tikus Logam, menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, shio itu mempengaruhi kehidupan selama satu tahun ke depan. 

    Master Fengshui Indonesia, Yohan Suyangga mengatakan bahwa Tikus Logam memiliki karakter yang unik, menyimpan banyak misteri dan tidak bisa ditebak pergerakannya. "12 shio itu kan shio pertamanya dimulai dengan tikus. Tikus ini punya lebihan dan kekurangan yang sangat ekstrim. Banyak sesuatu yang unpredictable jadi enggak bisa diduga sebelumnya," kata Master Yohan saat dihubungi Antara, Jumat 10 Januari 2020.

    Master Yohan pun menyebutkan shio mana saja yang akan beruntung di tahun ini yakni Naga, Kerbau, Macan, Monyet, Anjing dan Babi. Sayangnya, shio Tikus sendiri dan Kuda memiliki nasib yang kurang menyenangkan. "Kalau yang kurang tentu saja Kuda dan Tikus sendiri. Sakit-sakitan, enggak percaya diri, tikus juga akan mulai bimbang dan ragu untuk memulai kehidupan gimana," ujar Master Yohan.

    Menurut Master Yohan, tikus dikenal sebagai binatang pencuri dan penipu. Oleh karena itu, tahun ini masyarakat harus lebih waspada khususnya pada bidang bisnis. "Tahun tikus itu tahun tipuan. Jadi akan banyak sekali orang menipu, perusahaan menipu perusahaan lain akan banyak. Kalau yang terbaik itu ada di bidang musik dan entertainment," jelas Master Yohan. "Tikus juga kan binatang pencuri jadi banyak investasi-investasi bodong yang muncul. Kedua banyak keuangan yang bermasalah, yang ketiga banyak sekali tipuan-tipuan. Jadi sesuatu yang negatif ya," lanjutnya.

    Master Yohan mengatakan pada hakikatnya tikus adalah binatang yang hidup di bawah tanah sehingga jika dia muncul akan terjadi sesuatu yang tidak terduga salah satunya adalah bencana. "Awal tahun ini kan banjir, itu yang sudah tikus datangin. Si tikus ini udah muncul dari Oktober-November, gejalanya seperti itu. Bukan di saat Imlek begini, dia udah muncul duluan," kata Master Yohan.

    Master Yohan melanjutkan, "Di Indonesia akan banyak masalah seperti kekeringan melanda di sepanjang pulau Jawa dan akan kering dan lebih panas sepanjang tahun. Nanti siap-siap di enam bulan terakhir, itu bulan Juli sampai Desember itu akan panas sekali."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!